Wartawan Diminta Sampaikan Revitalisasi Hukum

Wartawan Diminta Sampaikan Revitalisasi Hukum
 (*)
 18 September 2017 13:42:15 wib
Share :

Kabar7, Bogor - Jaksa Agung Muda Intelejen (Jamintel) Kejaksaan Agung (Kejagung), Adi Toegarisman menginginkan insan pers, terlebih Forum Wartawan Kejaksaan Agung (Forwaka), sampaikan revitalisasi hukum kepada masyarakat.

Hal tersebut dikatakan Adi dalam acara penutupan acara sarasehan "Mempererat Kemitraan dan Sinergitas Dengan Media Massa Dalam Menyebarluaskan Pemberitaan Penegakan Hukum Kepada Masyarakat Luas" di Bogor, Minggu (17/9/2017). Tujuan penyampaian revitalisasi hukum ini guna mewujudkan masyarakat sejahtera dan sadar hukum.

"Saya berharap Forwaka bersama Puspenkum Kejagung, bersama-sama maju menuju perubahan menyuarakan revitalisasi hukum, dengan pemberitaan akurat dan berimbang," ujar Adi.

Pada kesempatan tersebut, Adi juga meminta kepada wartawan agar tak hanya memberitakan soal kasus hukum di Kejagung semata. Tapi sisi lain yang ada di kejaksaan juga turut dipublikasikan ke masyarakat.

"Saat ini wartawan hanya bertanya tentang perkembangan kasus, apakah sudah P21, atau apakah sudah diterima SPDP nya, tetapi sisi lain dari kinerja kejaksaan belum diungkap ke masyarakat" ungkapnya.

Adi menyampaikan, kejaksaan tidak akan efektif tanpa wartawan, begitu pun sebaliknya. Karena itu dia mengajak wartawan agar melakukan perubahan yang lebih baik dan mengedepankan pemberitaan positif.

"Saya berharap Forwaka bersama Puspenkum maju menuju perubahan dalam menyuarakan revitalisasi hukum, dengan pemberitaan yang akurat dan berimbang," katanya.

Sebagai mitra, lanjut Adi, Forwaka bisa mengembangkan kritikannya dalam membangun dan perubahan ke arah yang positif.

"Oleh sebab itu, Forwaka adalah bagian dari kami untuk menyampaikan aspirasi ke masyarakat," pungkasnya.

(wem)