Vonis Andi Buktikan ada Praktik Korupsi di e-KTP

Vonis Andi Buktikan ada Praktik Korupsi di e-KTP
 (*)
 22 Desember 2017 13:33:36 wib
Share :

Kabar7, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai hukuman delapan tahun yang dijatuhkan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) kepada Andi Agustinus alias Andi Narogong, sudah tepat. Sebab vonis tersebut sesuai dengan tuntutan yang dilayangka jaksa KPK.

"Vonis Itu sesuai dengan yang pimpinan KPK putuskan dan vonis lainnya juga berkesesuaian sebagaimana tuntutan lainnya," ucap Wakil Ketua KPK Saut Situmorang, Jakarta, Jumat (22/12/2017).

Dia menjelaskan, dengan vonis yang diterima Andi Narogong dari Pengadilan Tipikor, maka hal itu menjadi bukti kalau memang terjadi praktik korupsi dalam proyek e-KTP.

"Hal ini menegaskan apa yang kami kerjakan pada kasus e-KTP ini sudah benar dan semoga memenuhi rasa keadilan," tegasnya, dikutip dari Tribunnews.

Meski begitu, Saut belum memutuskan apakah pihaknya bakal melakukan penyitaan pada sejumlah aset milik terpidana atau tidak. Hal itu masih akan ditelaah para komisoner KPK.

Untuk diketahui, Pengadilan Tipikor memvonis Andi Narogong selama delapan tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsidier enam bulan kurungan. Sidang putusan itu digelar di Jakarta, Kamis (22/12/2017) kemarin.

(**)