Uang TKI ke Indonesia Turun Dibanding Periode Sebelumnya

Uang TKI ke Indonesia Turun Dibanding Periode Sebelumnya
 (*)
 01 Oktober 2017 05:53:52 wib
Share :

Kabar7, Jakarta - Terhitung dari Januari sampai Juni 2017, Tenaga Kerja Indonesia telah kirimkan uang (remitansi) ke dalam negeri sebesar Rp 57,61 triliun. Dalam bentuk kurs dolar periode Juni 2017, remitansi ke Indonesia mencapai US$ 4,3 miliar.

"(Nilai) ini didasarkan pada laporan Bank Indonesia (BI) tentang uang yang dikirim oleh para TKI. Uang dikirim melalui jasa perbankan atau yang tercatat di perbankan," ujar Kepala Humas Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Survulus Bobo Riti dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (30/9/2017.

Bila dibandingkan dengan perioden yang sama yakni Juni 2016, pengiriman uang yang dilakukan TKI ke dalam negeri tahun ini ternyata mengalami penurunan sebesar Rp 4,3 triliun.

Hal ini disebakan antara lain karena kebijakan pemerintah yang memprioritaskan penempatan TKI formal atau jumlah penempatan TKI ke luar negeri yang juga diturunkan pada perioden antara 2016 dan 2017. Kebijakan itu berdampak nyata terhadap penempatan TKI informal ke negara kawasa Timur Tengah.

Selain itu, faktor terbatasnya peluang kerja bagi tenaga kerja asing di beberapa negara penempatan TKI karena keadaan ekonomi yang fluktuatif, ikut serta menjadi penyebab turunnya remintansi TKI.

Sementara nilai remitansi periode ini masih belum terhitung semunya karena masih banyak TKI yang mengirim uang dengan cara tradisional seperti membawa langsung uang ke Indonesia atau uang TKI itu dititipkan dengan TKI lainnya yang hedak pulang ke Indonesia.

Terkait hal tersebut, Survulus mengungkapkan kalau pihaknya sebenarnya selalu mensosialisasikan pemanfaatan perbankan untuk remitansi kepada calon hingga TKI purna. Bahkan BNP2TKI juga telah mengandeng perbankan guna ikut mengedukasi TKI agar mengirim uang melalui bank.

"Edukasi untuk pengetahuan penggunaan jasa perbankan dan pemanfaatan remitansi oleh TKI atau keluarganya, dilaksanakan sebagai salah satu tugas BNP2TKI dalam mengedukasi para calon TKI, TKI aktif maupun TKI purna. BNP2TKI telah banyak bekerja sama dengan dunia perbankan untuk edukasi remitan," pungkasnya dikutip dari Detik.

Untuk diketahui, remitansi terbanyak berasal dari negara kawasa Asia, yaitu Malaysia US$ 1,2 miliar, Australia serta Selandia Baru yakni sebesar US$ 2,58 miliar.

Kemudian disusul negara kawasan Timur Tengah, seperti dari Afrika sebasar US$ 1,61 miliar, lalu kawasan Amerika sebesar US$ 94,7 juta dan kawasan Eropa sebesar US$ 34,41 juta.

(**)