Tim Tabur 311 Kejaksaan Tangkap Buronan Koruptor Pengajuan Kredit BPD

Tim Tabur 311 Kejaksaan Tangkap Buronan Koruptor Pengajuan Kredit BPD
 (istimewa)
 27 Februari 2019 18:18:07 wib
Share :

Kabar7, Jakarta - Program Tangkap Buronan 311 (Tabur 311) yang digelar Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali membuahkan hasil.

Kali ini, tim intelijen gabungan dari Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu berhasil membekuk Drs M Taufik, buronan koruptor asal Kejaksaan Negeri (Kejari) Rejong Lebong.

“Terpidana Drs M Taufik ditangkap Tim Tabur 311 di tempat persembunyiannya di Jalan Salemba Raya, Senen, Jakarta Pusat, pada Selasa (26/2) sekitar pukul 14.30 Wib,” kata Amandra Syah Arwan, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bengkulu, kepada wartawan di Jakarta, Rabu (27/2/2019).

Amandra menjelaskan, Taufik, mantan pegawai BPD Curup merupakan salah satu dari 3 terpidana kasus tindak pidana korupsi pengajuan pada BPD Cabang Curup tahun 1995 dan 1996 dengan kerugian negara sekitar Rp1 miliar lebih.

“Berdasarkan putusan Pengadilan Tinggi (PT) Bengkulu Nomor: 25/PID/2003/PT.BKL tanggal 10 Mei 2003 terpidana M Taufik dihukum 1 tahun 6 bulan penjara serta membayar uang pengganti sebesar Rp 341,7 juta,” jelasnya.

Amandra mengatakan, tentunya dengan adanya penangkapan ini menunjukkan konsistensi Kejati Bengkulu dalam hal penegakan hukum.

“Artinya, meskipun sudah bertahun-tahun berlalu dan menjadi buronan, aparat penegak hukum Kejati Bengkulu tetap mengejar para pelaku kejahatan di Bengkulu untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, penangkapan buronan ini merupakan salah satu keberhasilan program Tangkap Buronan 311 (Tabur 311) Kejaksaan RI yang ke 22 di tahun 2019.

Program Tabur 311 menargetkan masing-masing Kejaksaan Tinggi minimal menangkap 1 buronan setiap bulannya.

Amandra mengimbau para tersangka maupun terpidana yang buron untuk menyerahkan diri.

“Tidak ada tempat aman bagi pelaku kejahatan. Di mana pun bersembunyi, aparat kejaksaan akan terus memburunya,” tutupnya.

(Wem)