Tersangka Suap Pemkot Batu Segera Disidang

Tersangka Suap Pemkot Batu Segera Disidang
 (*)
 09 November 2017 06:38:23 wib
Share :

Kabar7, Jakarta - Berkas penyidikan atas tersangka suap kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kota Batu, Filipus Djap, dilimpahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke tahap penuntutan.

"Dilakukan penyerahan barang bukti dan tersangka Filipus Djap seorang wiraswasta dalam tindak pidana korupsi suap terkait dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kota Batu Tahun Anggaran 2017 ke penuntutan," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, di Jakarta, Rabu (9/11/2017), dilansir dari Antaranews.

Untuk diketahui, KPK menjadikan Filipus tersangka atas dugaan suap kepada Wali Kota Batu nonaktif Eddy Rumpoko dan Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan Pemkot Batu Edi Setyawan.

Suap diberikan terkait fee 10 persen untuk Eddy Rumpoko dari proyek belanja modal dan mesin pengadaan mebeler di Pemkot Batu Tahun Anggaran 2017. Proyek itu dimenangkan PT Dailbana Prima dengan nilai proyek Rp 5,26 miliar.

Total fee tersebut senilai Rp 500 juta, dimana Rp 200 juta diberikan ke Eddy, dan sisanya Rp 300 juta untuk melunasi pembayaran mobil Toyota Alphard milik Eddy. Sedangkan Rp 100 juta diduga diberikan Filipus Djap kepada Edi Setyawan sebagai fee untuk panitia pengadaan.

Kasus ini terungkap setelah KPK melancarkan operasi tangkap tangan (OTT) di Batu pada Sabtu (16/9/2017). Dalam oprasi ini, tim KPK mengamankan total uang sebesar Rp 300 juta. Tiga orang telah ditetapkan KPK sebagai tersangka.

Filipus, diterangkan Febri, kini ditahan di Rumah Tahanan Kelas I Madaeng Surabaya. Penahanan dilakukan guna kepentingan persidangan atas perkara suap ini.

Sementara dalam pengungkapan kasus, KPK telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi sebanyak 40 orang. Saksi di antaranya ialah dosen Fakultas Ekonomi Universitas Barwijaya, wakil wali kota Batu atau plt wali kota Batu, komisaris utama PT Agit Perkasa, pegawai PT Dailbana Prima Indonesia, serta kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga.

(**)