Terbukti Korupsi, Mantan Wali Kota Cimahi dan Suaminya Akan Menghuni Bui

Terbukti Korupsi, Mantan Wali Kota Cimahi dan Suaminya Akan Menghuni Bui
 ilustrasi (istimewa)
 30 Agustus 2017 14:37:12 wib
Share :

Kabar7, Bandung - Mantan Wali Kota Cimahi Atty Suharti dan suaminya Itoc Tochija dinyatakan terbukti melakukan tindak pidana korupsi atas pembangunan Pasar Atas Cimahi oleh Pengadilan Negeri (PN) Bandung.

"Mengadili, menyatakan bahwa terdakwa terbukti secara, meyakinkan, bersama-sama dan berlanjut, melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dakwaan pertama serta denda masing-masing Rp200 juta," kata Sri Mumpuni selaku hakim ketua Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada PN Bandung, Rabu (30/8/2017).

Atty dalam perkara ini telah divonis empat tahun kurungan penjara, dan suaminya Itoc divonis tujuh tahun kurungan penjara.

Hukuman yang diterima pasangan suami-istri ini lebih rendah dari dakwaan jaksa. Pasalnya dalam pendakwaan, jaksa telah meminta kepada hakim untuk menghukum Atty lima tahun penjara, dan suaminya selama delapan tahun.

Sementara, atas putusan tersebut, dilansir dari Antaranews, penasihat hukum serta jaksa telah mengambil waktu tujuh hari untuk pikir-pikir.

Untuk diketahui, pasangan suami-istri ini terjerat kasus korupsi karena menerima uang dari pengusaha Triswara Dhanu Brata dan Sani Kuspermadi senilai Rp 500 juta. Uang tersebut merupakan suap yang deberikan dari Triswara dan Sani agar perusahaan mereka menjadi pelaksana pembangunan Pasar Atas Baru Cimahi tahap II dengan anggaran senilai Rp 57 miliar.

Apesnya, suap itupun terendus oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pada 1 Desember 2016 lalu, Atty dan suaminya diciduk KPK dalam oprasi tangkap tangan (OTT).

(**)