Tekan Kasus Kematian Ibu dan Bayi, Pemkot Bogor Gagas "SMS Bunda"

Tekan Kasus Kematian Ibu dan Bayi, Pemkot Bogor Gagas
 Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto (istimewa)
 06 November 2017 18:09:48 wib
Share :

Kabar7, Bogor - Untuk menekan kasus kematian ibu dan bayi, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Jawa Barat, meluncurkan layanan pesan singkat "SMS Bunda". Layanan ini akan memberikan informasi kesehatan bagi ibu hamil.

"SMS Bunda" ini diluncurkan langsung Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto di gedung Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bogor, Senin (6/11/2017). 

"Indeks pembangunan manusia ada tiga, salah satunya menekan angka kematian ibu dan bayi. Jika sukses melakukan ini, begitu juga dengan pembangunan," kata Bima.

Ia menilai penekanan angka kematian ibu dan bayi itu harus ada kesadaran dari ibu itu sendiri. Tidak cukup hanya mengandalkan peralatan kesehatan yang lengkap, serta tenaga medis profesional.

Bima menilai hal tersebut berdasarkan pengalaman sebagai orang tua dari dua anak. Ia belajar banyak selama proses kehamilan istrinya, apa saja yang diperlukan selama perkembangan kehamilan.

"Ibu hamil juga jangan sampai terlalu tua, dan jangan pula terlalu muda, atau terlalu dekat jarak kehamilannya," katanya, dilansir dari Antaranews.

Disebutkan olehnya, Pemkot Bogor sudah memiliki sistem untuk menekan angka kematian ibu dan bayi baik di tingkat Posyandu, Dasa Wisma, dan tiap-tiap kecamatan. 

"Dan hari ini diluncurkan program yang bisa memberikan manfaat. SMS Bunda bisa menjawab terkait persoalan masa kehamilan dan melahirkan," katanya. 

Kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Rubaeah, "SMS Bunda" ini merupakan bagian dari program EMAS, dimana program ini memiliki target Kota Bogor menuju "zero" kematian ibu dan bayi.

"Target ini dicapai melalui program EMAS yakni "expanding maternal and neonatal survival. SMS Bunda merupakan salah satu dari program EMAS ini," katanya.

Adapun cara kerja layanan "SMS Bunda" ini ialah, para ibu hamil cukup mengirim pesan dengan format mencantumlam nama diri, alamat, serta masa akan melahirkan.

"Setiap pekan SMS Bunda akan mengirimkan pesan berisi informasi yang sudah tersistem tentang masa-masa kehamilan, maupun sesudah. Tujuannya menjadi perpanjangan tangan petugas untuk mendampingi ibu-ibu agar terus menjaga kandungannya tetap sehat," katanya. 

Untuk mengakses layanan ini cukup mengirimkan pesan ke nomor 0823-1229-5563. Pada pengiriman pesan pertama, hingga ketiga pengguna akses dikenai biaya SMS, berikutnya gratis.

(**)