TAHUN AJARAN BARU, KOTA TANGERANG GRATISKAN SD dan SMP

TAHUN AJARAN BARU, KOTA TANGERANG GRATISKAN SD dan SMP
 Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah (istimewa)
 18 Maret 2017 12:43:00 wib
Share :
Kabar7, Jakarta - Mulai tahun ajaran baru 2017/2018, Pemerintah Kota Tangerang akan menggratiskan biaya sekolah tingkat SD dan SMP baik berstatus negeri maupun swasta. 

Melalui program tersebut, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah berharap warga yang memiliki anak tak lagi memikirkan biaya bila ingin menyekolahkan buah hatinya.

"SD dan SMP baik negeri maupun swasta kita gratiskan, oleh karenanya bapak ibunya juga harus mau menyekolahkan anaknya," ujar Arief dalam acara pemberian bantuan dana stimulan untuk para kader Posyandu Kecamatan Periuk, Karawaci dan Neglasari yang dilaksanakan di GOR Neglasari Kota Tangerang, Jumat (17/3/2017).

Program tersebut dibuat guna menunjang program Pemkot Tangerang Wajib Belajar 12 tahun. Pemkot sendiri telah membentuk Satgas yang bertugas meminimalisir jumlah anak putus sekolah demi terwujudnya Wajib Belajar 12 tahun.

Di sisi lain, digratiakannya sekolah SD dan SMP juga dimaksudkan untuk membuka aksesibilitas para generasi muda di Kota Tangerang guna menjadi generasi yang akan meneruskan pembangunan kota penyanggah Ibu Kota itu.

"Karena pendidikan ini adalah investasi masa depan Kota Tangerang," ucapnya.

Arief memang fokus dengan pendidikan di Kota Tangerang. Tahun ini saja, dia menggelontorkan Rp 1,1 triliun untuk urusan pendidikan. Dana itu sudah termasuk pembiayaan oprasional 399 SD Negeri, 135 SD swasta, dan 1 MI Negeri, dengan total anggaran sebesar Rp 105,3 miliar.

Bukan jenjang SD saja, dana itu juga sudah termasuk biaya oprasional untuk jenjang SMP sebesar Rp 66,03 miliar. Anggaran tersebut untuk oprasional 24 SMP Negeri, 164 SMP Swasta dan 3 MTS Negeri.

"Saya ingin masyarakat Kota Tangerang punya bekal yang cukup untuk menghadapi persaingan global yang semakin ketat," terangnya.

Sementara dalam acara Arief menginstruksikan kepada 1.325 kader posyandu yang hadir untuk ikut berkontribusi nyata dalam programnya. Ia juga meminta agar kader posyandu juga turut jadi pelopor pencegahan Kekerasab Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Lalu, kader posyandu diminta untuk ikut serta dalam pencegahan bahkan memerangi narkoba, kemudian mencegah pergaulan remaja negatif dan lainnya yang berdampak buruk untuk masa depan.

"Oleh karenanya orang tua, juga harus ikut serta dalam membangun kota ini dengan memberikan perhatian yang cukup untuk anak-anaknya, dan kader posyandu bisa mendampingi para orang tua tersebut dalam membesarkan anak-anak mereka," tandasnya.

(sumber: InfoPublik)

Berita Terkait