Susi Ingin Pejabat Kementriannya Gunakan Anggaran Secara Efisien

Susi Ingin Pejabat Kementriannya Gunakan Anggaran Secara Efisien
 (*)
 12 Desember 2017 17:20:40 wib
Share :

Kabar7, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengingatkan para pejabat di kementriannya dapat menggunakan anggaran yang dialokasi dari APBN, secara efisien.

Pasalnya, bukan hal mudah bagi pemerintah untuk mendapatkan anggaran APBN ini. Melainkan Pemerintah berkerja keras mencarinya melalui penerimaan pajak hingga utang.

"Banyak hal yang kita ingin efektifkan bersama supaya anggaran pemerintah ini yang didapat dari kerja keras Bu Menkeu (Sri Mulyani) dan semua lini negara dalam mendapatkan pendapatan negara ini juga menghormati atas kewajiban-kewajiban bangsa kita atas utang-utang yang kita buat. Saya ingin kita betul-betul melaksanakan anggaran pemerintah ini dengan cara seefisien mungkin dan seefektif mungkin," kata Susi di Gedung GMB III KKP, Jakarta, Selasa (12/12/2017).

Susi tak ingin anggaran yang didapat salah satunya dengan utang, menjadi sia-sia karena penggunaanya tidak efektik. Anggaran ini untuk melaksanakan program-program yang telah direncanakan.

"Utang kita setiap tahun bertambah karena inefisiensi anggaran, sementara pembangunannya kelihatannya hanya sekecil, kecil, kecil seperti yang Pak Presiden katakan. Karena apa? Karena kita tidak disiplin dan terus menerus memakai anggaran kita dengan yang tidak penting," tutur Susi, dilansir dari Detik.

Susi kemudian meminta kepada seluruh kontraktor yang ada, agar mengubah mindset dan sikap dalam melakukan tender pengadaan barang dan jasa. Dia minta agar kontraktor dalam mencari untung bisa memasukkan angka yang wajar dan logis sesuai dengan apa yang pantas didapatkan.

"Anda tidak perlu lagi kasih ke siapa-siapa. Kalau ada, laporkan ke saya. Kalau masih ada calo-calo program dan proyek yang minta ke Bapak-bapak untuk menjadi rekanannya KKP, laporkan saja. Nomor HP saya sudah saya publish dari awal. Twitter saya ada di susipudjiastuti. Silakan. Tapi saya minta harga yang Anda tawarkan ke KKP juga harga yang wajar," tandasnya.

(**)