Soal Pemimpin Baru DKI, Kapolda Metro Jaya: Lupakan Keterbelahan

Soal Pemimpin Baru DKI, Kapolda Metro Jaya: Lupakan Keterbelahan
 Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis (istimewa)
 15 Oktober 2017 15:31:08 wib
Share :

Kabar7, Jakarta - Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis berharap masyarakan DKI Jakarta melupakan perbedaan pilihan politik yang sempat terjadi karena Pilkada DKI 2017 kemarin.

"Ini kan negara demokrasi. Kemarin saat Pilkada berkompetisi, mungkin ada keterbelahan karena ada pilihan, tapi sekarang lupakan itu semua, lupakan keterbelahan tadi, lupakan perbedaan tadi," ujar Irjen Idham kepada Detik Minggu (15/10/2017).

Hal ini tegaskan Irjen Idham mengingat akan segera dilantiknya Anies Baswedan dan Sandiaga S Uno sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI yang baru, Senin (16/10/2017) esok.

"Sekarang, bagaimana seluruh rakyat Jakarta ini membangun dan menjaga ketertiban, mengisi hari-hari dengan pembangunan, mendukung Pemda DKI yang pemimpinnya telah dipilih masyarakat DKI sendiri," ucap Idham.

Ia menekankan, sekarang waktunya untuk mendukung dan mengawal pemimpin baru demi perubahan Ibu Kota yang lebih baik. Lupakan segala persoalan apalagi saling menghujat antara sesama dari media sosial seperti yang pernah terjadi saat Pilkada DKI kemarin.

"Cyber war sebaiknya tidak usah lagi seperti itu, itu hanya membuat iklim tidak bagus. Sudahlah, ketika pilihan itu kepada gunernur terpilih ya semua masyarakatnya harus mendukung," tutur Idham.

Mantan Kadensus 88 Polri itu juga mengajak warga untuk mengawal pemimpin yang baru dalam rangka pembangunan Jakarta yang lebih baik lagi.

"Kita jaga DKI ini, kita kita kawal. Karena, siapa lagi yang jaga Jakarta selaku Ibu Kota kalau bukan masyarakat Jakarta sendiri, sehingga kita harapkan Jakarta ini lebih aman, sehingga akan datang orang yang berbondong-bondong untuk berinvestasi di Jakarta," tutup Idham.

Untuk diketahui, dalam pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru, Polda Metro Jaya akan mengerahkan 7 ribu personel yang dibantu personel TNI. Pelantikan akan digelar di Istana Negara, yang dilanjutkan pesta rakyat pda malam harinya.

(**)