Rini Janji Harga Semen Murah di Papua.

Rini Janji Harga Semen Murah di Papua.
  Menteri BUMN Rini Soemarno (istimewa)
 23 Agustus 2017 17:00:07 wib
Share :

Kabar7, Timika - Lewat program harga semen terjangkau, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berupaya terus memangkas disparitas harga semen di daerah Papua.

Hal tersebut juga menjadi janji Menteri BUMN Rini Soemarno yang berhadap dengan program ini harga semen menjadi turun lebih murah.

"Saya berjanji untuk mencoba lagi menurunkan lebih rendah harga semen dari hasil program semen harga terjangkau yang kini dirasakan masyarakat di dua kabupaten yang ada di wilayah pegunungan Papua yaitu, Puncak Jaya dan Jayawijaya. Harapannya suatu saat harga di pegunungan dan pesisir tidak terlalu berbeda," kata Rini di Timika, Rabu (23/8/2017).

Program ini, lanjut Rini, dijalankan melalui sinergitas lima BUMN yakni yaitu PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, PT Pelni (Persero), PT Pelindo IV (Persero), PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) dan PT Pos Indonesia (Persero).

Diklaim Rini, program harga semen terjangkau ini berhasil menurunkan harga semen seperti di Puncak Jaya. Sebelumnya harga semen di tempat tersebut mencapai Rp 2 juta/sak, berkat program itu menjadi Rp 500 ribu/sak.

Sementara untuk di Wamena, harga semen yang tadinya sebesar Rp 580/sak, kini turun menjadi 370/sak.

Rini menyebutkan, faktor yang membuat harga semen mahal di Papua yakni beratnya biaya logistik. Untuk itu Rini mencoba untuk menurunkannya agar harga ikut turun.

"Ini yang pelan-pelan kita coba lakukan bagaimana pelan-pelan menurunkan biaya logistik," katanya, yang dikutip dari Antaranews.

"Memang kendala utama menjual barang karena tempat di Indonesia memang jauh-jauh dan proses logistiknya cukup rumit sehingga harus pakai pesawat dan kapal dan melalui jalur darat ini membuat harga menjadi mahal. Kita berusaha agar biaya logistik ini perlahan-lahan diturunkan," sambungnya mengakhiri.

(**)