Resmikan KEK Mandalika, Jokowi Ingin Investornya Yang Jelas

Resmikan KEK Mandalika, Jokowi Ingin Investornya Yang Jelas
 Presiden Joko Widodo (istimewa)
 20 Oktober 2017 15:33:21 wib
Share :

Kabar7, Lombok Tengah - Dalam walawatnya ke Nusa Tenggara Barat (NTB), Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang berada di Kabupaten Lombok Tengah, NTB, Jumat (20/10/2017).

Dengan diresmikannya KEK tersebut, Jokowi menginginkan masyarakat setempat dapat merasakan manfaatnya. Ia juga berharap agar nantinya kawasan tersebut dapat menjadi kebanggan sebagai pariwisata bertaraf internasional.

Untuk itu, Jokowi menegaskan pengelola KEK Mandalika yakni PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), untuk mencari investro guna bekerja sama mengembangkan KEK ini.

Namun dalam hal tersebut, Jokowi ingin PT ITDC bekerja sama dengan investor yang jelas. Maksudya ketika investro telah teken kontrak maka mereka sudah punya perencanaan untuk pembangunan.

"Jangan hanya tanda tangan kontrak saja, lalu didiemkan tanahnya, enggak diapa-apain," ujar Jokowi dalam pidato peresmian KEK Mandalika.

Diketahui, KEK Mandalika ini diusulkan oleh PT ITDC. Pemerintah menyetujuinya usulan tersebut dengan dikeluarkannya PP No. 52 Tahun 2014 pada tanggal 30 Juni 2014.

"Bikin kontrak, enam bulan. Kalau dalam enam bulan itu (investor) enggak mulai-mulai konstruksi, (izin) cabut," lanjut dia.

Jokowi menegaskan untuk tak tergantung dengan investor yang tak jelas seperti itu. Karena menurutnya banyak investor dari dalam maupun luar negeri yang ingin menginvsetasikan uangnya di KEK ini, baik dalam bentuk hotel, resort, kafe dan sebagainya.

Karena itu, Jokowi berharap agar pengembangan KEK Mandalika ini dapat segara dilakukan dengan cepat dan masif. Terlebih KEK ini sudah diresmikan.

"Saya katakan, yang ngantre di Mandalika ini banyak sekali. Apalagi sudah diresmikan kayak gini. Jadi kita harus semakin cepat," ujar Jokowi, dikutip dari Kompas.

Jika pembangunan fasilitas di Mandalika berlangsung cepat, Jokowi yakin masyarakat setempat akan semakin cepat pula merasakan manfaatnya.

Pengembangan KEK Mandalika yang mencakup lahan seluas 1.035, 67 hektare itu difokuskan untuk kegiatan utama Pariwisata.

Adapun dukungan dari pemerintah yang akan diberikan adalah perpanjangan runway Bandara Internasional Lombok, Revitalisasi Pelabuhan Lembar, serta Penanganan Jaringan Air Bersih kawasan Kuta dan Sekitarnya.

Presiden Jokowi menitipkan agar beroperasinya KEK Mandalika dilanjutkan dengan penataan tata ruang pendukung kawasan tersebut.

"Sehingga KEK Mandalika menjadi suatu kawasan khusus yang bisa kita banggakan sebagai pariwisata bertaraf internasional," pungkas Jokowi.

(**)