Rasio Jumlah Polwan Indonesia Masih Kalah Dengan Negara Lain

Rasio Jumlah Polwan Indonesia Masih Kalah Dengan Negara Lain
 (istimewa)
 11 September 2017 16:25:33 wib
Share :

Kabar7, Jakarta - Rasio jumlah polisi wanita atau polwan di Indonesia dibanding polisi laki-laki masih rendah bila dibandingkan dengan kepolisian negara lain.

Hal tersebut dipaparkan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Polwan di auditorium Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Jakarta, Senin (11/9/2017).

"Dari segi kuantitas hanya sekitar lima persen. Saya lihat di Australia, jumlah polwannya di atas 20 persen. Singapura 25 persen," kata Tito.

Selain kalah secara jumlah personil, polwan di Indonesia juga minim dalam mengisi jabatan strategis di instansi bila dibangding polwan negara lain.

"Di London, Kepala Antiterornya polwan. Di Australia, Deputi Kepolisiannya polwan," katanya, dikutip dari Antaranews.

Dulu, kata Tito, ada banyak polwan senior yang lulus dari PTIK (sekarang STIK) hingga memiliki kesempatan karir sejajar dengan polisi laki-laki.

Sayangnya, setelah Polri dilebur dengan TNI dalam ABRI, penerimaan taruni dihilangkan. Ini menimbulkan kekosongan lahirnya polwan dari akademi.

"Itu terjadi cukup lama dari 1967 sampai 1998 kita tidak punya polwan dari Akademi," pungkasnya.

(**)