Rahmat: NKRI Harga Mati

Rahmat: NKRI Harga Mati
 Rahmat Aminudin S.H (istimewa)
 21 Agustus 2018 19:49:38 wib
Share :

Kabar7, Jakarta - Ketua Bidang Hukum dan HAM Lembaga Swadaya Masyarakat Badan Peneliti Independen (BPI) Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran (KPNPA) Kota Bogor, Jawa Barat, Rahmat Aminudin S.H mengungkapkan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia itu harga mati.

"Tidak ada gunanya tawar menawar dengan kami, kehormatan bangsa kami lebih dari sekedar harga jual beli dan merdeka bukanlah sekedar kata penuh arti, melainkan sikap yang tak akan pernah kami ganti," ucapnya melalui pesan singkat di Jakarta, Selasa (21/8/2018), mengutip salah satu tokoh nasional.

Rahmat yang berprofesi sebagai advokat dan konsultan hukum, juga sehari-hari praktisi hukum menjelaskan seperti yang disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia pertama Soekarno, jangan sekali-kali melupakan sejarah.

"Maka menjadi wajib bagi kita mengetahui dan mengerti sejarah bangsa sendiri," jelasnya.

Menurut dia, khususnya sejarah tentang kemerdekaan bangsa Indonesia dan sejarah berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

(andreas)