Presiden: Politik TNI adalah politik negara

Presiden: Politik TNI adalah politik negara
 (dok. kb7)
 05 Oktober 2017 11:13:38 wib
Share :

Kabar7, Cilegon - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi inspektur upacara HUT TNI ke-72 di Dermaga Indah Kiat, Cilegon, Banten, Kamis (5/10/2017). Dalam kesempatan ini, presiden berpesan ke TNI untuk menjaga loyalitas kepada rakyat dan pemerintahan yang sah.

Pesan tersebut disampaikan saat Jokowi berpidato. Mengawali pesannya, Jokowi mengingatkan pesan Panglima Besar Jenderal Soedirman.

"Bahwa politik tentara adalah politik negara, politik TNI adalah politik negara dan loyalitas tentara adalah hanya loyalitas untuk kepentingan bangsa dan negara," kata Jokowi.

Politik dan loyalitas itu, imbuh Jokowi, berarti kesetiaan menjaga kepentingan rakyat, kesetiaan menjaga keutuhan dan kesatuan wilayah NKRI, kesetiaan pada pemerintah yang sah.

Selanjutnya Jokowi berpesan agar TNI harus berdiri di atas semua golongan dan tidak terkotak-kotak pada kepentingan politik yang sempit serta tak masuk kancah politik praktis.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menuturkan, TNI kini menjadi kekuatan bersenjata yang disegan oleh negara lainnya, baik di ASEAN, Asia, hingga dunia.

Tak lupa dalam pidatonya, Jokowi mengucapkan terimakasih atas profesionalisme TNI saat ini yang menurutnya terus meningkat.

"Terima kasih atas komitmen seluruh jajaran TNI yang memegang teguh sumpah prajurit, terima kasih atas dedikasi prajurit dalam menjalankan tugas berat penuh resiko dan terimakasih atas peran sentral TNI dalam menjaga NKRI, Pancasila dan kewibawaan negara," pungkasnya.

(wem)