Presiden: Jangan Bertindak Main Hakim Sendiri

Presiden: Jangan Bertindak Main Hakim Sendiri
 Presiden Joko Widodo (*)
 18 September 2017 19:04:04 wib
Share :

Kabar7, Magelang - Pada Minggu malam (17/9/2017), kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) serang massa karena dituduh mengadakan acara yang berkaitan dengan Partai Komunis Indonesia.

Meski telah dihimbau polisi kegiatan YLBHI tak seperti yang dituduhkan. Namun massa tetap menyerang kantor YLBHI yang telah dijaga polisi. Akibatnya kantor mengalami kerusakan dan jatuhnya korban luka karena terjadi bentrokan.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghimbau kepada masyarakat agar tidk main hakim sendiri. Bila memang ada indikasi seperti yang dituduhkan, serahkan saja kepada aparat kepolisian.

"Hal seperti itu serahkan ke aparat lah. masyarakat jangan bertindak main hakim sendiri, serahkan ke aparat, sampaikan saja ke aparat, nanti yang menyelesaikan aparat. kita ini kan negara hukum," kata Presiden Joko Widodo seusai meninjau Jembatan Gantung Mangunsuko di Kecamatan Dusun, Magelang, Jawa Tengah, Senin (18/9/2017).

Jokowi menilai paham komunisme yang dikaitkan dengan penyerangan YLBHI, sudah tak lagi mendapat tempat di masyarakat Indonesia. Untuk itu jangalah pihak pihak tertentu asal menuduh dan main hakim sendiri.

Sementara pihak YLBHI dalam keterangannya di media, tidak membenarkan acara yang mereka buat merupakan acara PKI. Terlebih sampai disebut acara yang memfasilitasi kebangkitan partai terlarang itu.

(**)