PRAJURIT TNI DIPERINTAHKAN UNTUK PERANGI KORUPSI

PRAJURIT TNI DIPERINTAHKAN UNTUK PERANGI KORUPSI
 Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo (dok. Puspen TNI)
 27 April 2017 11:02:41 wib
Share :

Kabar7, Jakarta - Perangi korupsi kembali disuarakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. Ia memerintahkan kepada pasukannya agar melaksanakan perang terhadap korupsi di lingkungan TNI.

Pasalnya, telah diduga masih terjadi korupsi di badan TNI yang membuat proses pengadaan Alutsista TNI saat ini belum maksimal.

Dalam upaya memberantas korupsi di lingkungan TNI, Gatot mengatakan kalau pihak telah bekerjasama dengan beberapa lembaga terkait.

"TNI akan terus bekerja sama dengan berbagai instansi lainnya dalam upaya memberantas tindak pidana korupsi, khususnya di dalam lingkungan TNI," ujarnya.

Lembaga yang digandeng TNI yakni Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Gatot juga menugaskan sebanyak 50 Perwira dari POM TNI untuk mengikuti Penataran dan Pelatihan Aparat Penegak Hukum yang diselenggarakan oleh KPK di tahun 2017 ini.

Penugasan ini guna memberikan pembekalan terhadap prajurit TNI untuk menangkal kejahatan korupsi yang semakin canggih seiring perkembangan zaman.

Sementara Panglima TNI juga mengucapkan terima kasih kepada prajurit-prajurit TNI yang masih menjaga kredibilitas dan komitmennya untuk tidak melakukan korupsi. Karena berkat sikap prajurit tersebut, TNI masih mendapat kepercayaan publik.

"Saya berterima kasih atas kinerja saudara-saudara sekalian dan apapun jabatannmu di bidang hukum baik Penyidik, Oditur, Hakim dan POM TNI, kalian telah menunjukkan kinerja terbaik bagi TNI. Saya bangga dengan kalian semuanya dan saya punya harapan yang sangat tinggi terhadap penegakan hukum di TNI," katanya.

Untuk diketahui, Gatot menyampaikan hal tersebut dalam acara Rapat Koordinasi Teknis Hukum (Rakorniskum) TNI tahun 2017, di Aula Gatot Subroto Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (26/4/2017).

Rakorniskum tersebut bertemakan "Melalui Rakorniskum TNI Kita Mantapkan Sinergitas Penegak Hukum Guna Terwujudnya TNI Yang Kuat, Hebat, Profesional dan Dicintai Rakyat Dalam Rangka Mendukung Tugas Pokok TNI".

(rky)