Prajurit TNI Berhasil Emban Tugas Negara

Prajurit TNI Berhasil Emban Tugas Negara
 (Dok. Puspen)
 04 September 2018 12:15:36 wib
Share :

Kabar7, Jakarta - Para prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda XXXVII-D Multidimensional Integrated Stabilization Mission in Central Africa Republic (MINUSCA CAR) berhasil mengemban tugas yang dipercayakan dunia untuk melaksanakan misi perdamaian di Republik Afrika Tengah, kata Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Hal tersebut sambutan tertulis Panglima TNI yang dibacakan Kasum TNI Laksdya TNI Didit Herdiawan pada upacara penerimaan Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-D/Minusca CAR di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (3/9/2018).

Dalam upacara tersebut Panglima TNI menyampaikan bahwa keberadaan Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-D/Minusca CAR selama hampir satu tahun di Republik Afrika Tengah dalam penugasan misi perdamaian dunia PBB merupakan tugas istimewa telah menjalankan kepercayaan negara sebagai duta TNI, duta bangsa dan negara di forum internasional.

Ia juga mengatakan Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-D/Minusca CAR menjalankan misi militer dan sebagai diplomat TNI.

"Misi militer dan misi diplomat TNI merupakan bagian dari diplomasi militer, dimensi politik dan diplomatis. Hal ini memiliki pengaruh besar terhadap kreadibilitas negara Indonesia di dunia internasional," kata Panglima TNI.

Pada kesempatan tersebut Panglima TNI juga mengucapkan selamat atas penerimaan penghargaan medali PBB kepada prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-D/Minusca CAR yang diberikan pada sela-sela kegiatan upacara peringatan HUT Republik Indonesia ke-73, 17 Agustus 2018 di Republik Afrika Tengah.

Dalam rangkaian upacara tersebut, disematkan penghargaan tanda kehormatan Satyalancana Santi Dharma kepada prajurit TNI yang telah selesai melaksanakan tugas internasional sebagai kontingen garuda atau military observer dari Pemerintah Republik Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 64/TK/Tahun 2018, tanggal 12 Juli 2018.

(Puspen TNI/Andreas)