Prajurit Indobatt-03 Tampil Kembali Pada Perjanjian Perdamaian di Umsebheika

Prajurit Indobatt-03 Tampil Kembali Pada Perjanjian Perdamaian di Umsebheika
 (dok. Puspen TNI)
 20 November 2017 13:30:36 wib
Share :

Kabar, Jakarta - Tim marawis Satgas Yonkomposit TNI Konga XXXV-C/Unamid (United Nations Mission In Darfur) atau Indobatt-03 di bawah pimpinan Letkol Inf Syamsul Alam sebagai Dansatgas, mendapat kepercayaan untuk tampil dalam acara dialog perjanjian perdamaian antara pemerintah setempat dengan para tokoh masyarakat atau pemimpin suku.

Dialog ini diadakan dalam rangka menindaklanjuti kesepakatan damai yang telah dilaksanakan pada tanggal 15 Mei dan 11 Juli 2017 yang lalu.

Letkol Inf Syamsul Alamdi El Geneina, mengatakan bahwa sebelum pelaksanaan perjanjian damai, diadakan penampilan Hadroh marawis dari tim Marawis Pasukan Indobatt-03 yang menyanyikan lagu islami diantaranya lagu Ya Hanana, Sholatum, An Nabi, Sufna, Ya Badrotim, Wahdana, Nawarti Ayyami, Syufak, Ya Rosulallah, Magadir-Magadir.

Lebih lanjut Letkol Inf Syamsul Alam menyampaikan bahwa tujuan dari Marawis ini selain menghibur juga sekaligus merebut simpati dari masyarakat setempat yang sangat jarang sekali mendapatkan hiburan, khususnya di daerah konflik seperti ini.

"Pada setiap penampilannya tim Hadroh Marawis Indobatt-03 selalu mendapat sambutan dan apresiasi dari masyarakat setempat, bahkan ada yang ikut bernyanyi, menari bertepuk tangan dan berteriak, khususnya wanita Sudan yang mempunyai ciri khas berteriak tanda senang dan gembira," ujarnya di Sudan, Afrika, Minggu (19/11/2017), dalam keterangan pres yang diterima di Jakarta.

"Dalam perjanjian yang berlangsung di Desa Umsebheika El Geneina Sudan bagian Barat berlangsung tertib, aman dan damai ini, dengan hasil bahwa jika ingin maju dan berkembang, seluruh komponen masyarakat harus bersatu padu, bekerja sama dalam membangun daerah ini dan mempunyai kemauan untuk maju serta jiwa semangat gotong royong," lanjutnya.

Dansatgas Yonkomposit TNI Konga XXXV-C/Unamid berharap dari hasil tersebut dapat memberikan stabilitas keamanan dan ketertiban yang lebih baik dari sebelumnya kepada 4 suku yang hadir pada acara tersebut, diantaranya Suku Aringa, Tama, Masalit, dan Gimiri yang memiliki profesi sebagai petani, buruh, pastoralis, pedagang, peternak dan lain sebagainya.

Setelah dialog perjanjian selesai, ditampilkan kembali Tim Hadroh Marawis Indobatt-03 untuk menyanyikan kembali lagu-lagu islami dan dilanjutkan pemberian paket beras sebanyak 104 kantong plastik berisi satu kantong 12,5 kg dan Al-Quran sebanyak 100 buah kepada masyarakat setempat.

Sementara itu, ucapan terima kasih disampaikan oleh Deputy Civil of Affairs, Yosef, dan pemerintah setempat serta tokoh masyarakat kepada prajurit Indobatt-03 yang selama ini dapat membawa kemajuan, perbaikan dan juga meningkatkan rasa kebersamaan, kekeluargaan serta mempererat tali persaudaraan.

Syeikh Mohammad Ibrahim juga mengucapkan terima kasih kepada Indobatt-03 dan memberikan doa, "Semoga Negeri Indonesia yang sangat dihormati, akan selalu mendapat berkah, rezeki yang tiada hentinya dari Allah SWT".

Hadir pada acara tersebut Syeikh Ali Nor Mahmod (Tokoh masyarakat), Letkol Cpl Fanlik Chief G3, Wakil Komandan Satgas Yonkomposit TNI XXXV-C/Unamid Mayor Inf Jenris Yulmal Vinas, Moh Salih (Moderator), perwakilan masing-masing suku, beberapa pejabat Unamid dan beberapa Perwira serta prajurit Garuda Indobatt-03.

(hd)