Prabowo Akan Hadiri Debat Terakhir Pilgub NTT

Prabowo Akan Hadiri Debat Terakhir Pilgub NTT
 Prabowo Subianto (Istimewa)
 22 Juni 2018 08:05:41 wib
Share :

Kabar7, Kupang - Calon gubernur NTT nomor urut 1 Esthon Foenay mengatakan dalam debat kandidat terakhir yang akan digelar pada Sabtu (23/6/2018) besok Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akan menyaksikan langsung di studio.

"Sudah ada konfirmasi langsung dari DPP bahwa bapak Prabowo akan hadir langsung dalam debat kandidat itu," kata Esthon kepada wartawan di Kupang, Jumat (22/6/2018).

Hal ini disampaikannya berkaitan dengan kesiapannya dan pasangannya Christian Rotok yang akan mengikuti debat calon kandidat terakhir di Jakarta itu.

Ia mengatakan informasi yang ia peroleh bahwa Prabowo akan hadir langsung akan memberikan semangat tersendiri dan memberikan nilai tambah tersendiri bagi dirinya dan pasangannya khususnya bagi para pendukung Esthon Chris di NTT.

"Gaungnya tentu akan beda. Dan ini mempunyai nilai tambah tersendiri bagi kami berdua Esthon dan Chris," tambahnya.

Ia mengatakan bahwa keputusan kedatangan Prabowo untuk saksikan langsung debat tersebut adalah inisiatif dari DPP Partai Gerindra yang memang sudah diinformasikan kepada Ketua DPP Partai Gerindra Fary Djemi Francis.

Lebih lanjut terkait kesiapannya dalam debat terakhir tersebut, Esthon mengatakan bahwa tidak ada persiapan khusus. Namun pastinya pihaknya sudah mempersiapkan diri dengan baik.

"Tak ada persiapan khusus, sebab sebagai calon gubernur dan wakil gubernur harus selalu siap," tambahnya.

Sementara itu Komisi Pemilihan Umum Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) siap menggelar debat calon gubernur-wakil gubernur NTT tahap ketiga atau terakhir pada 23 Juni atau empat hari sebelum pemungutan suara pada 27 Juni 2018.

Debat terakhir yang diikuti oleh empat pasangan calon gubernur NTT ini mengambil tema Pendidikan dan Kesehatan.

Dengan tema tersebut KPU berharap agar setiap calon pasangan yang akan bertarung dalam Pilgub NTT nanti dapat memberikan jawaban atau program solutif serta inovatif untuk mengatasi masalah dalam hal pendidikan dan kesehatan di provinsi kepulauan itu.

(antara)


Berita Terkait