Polri Antisipasi Teror Jelang Natal

Polri Antisipasi Teror Jelang Natal
 Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto
 15 Desember 2017 13:42:14 wib
Share :

Kabar7, Jakarta - Jelang Hari Raya Natal, Polri petakan daerah rawan pelanggaran keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Tak itu saja, Polri juga akan mengantisipasi aksi ancaman aksi teror.

"Daerah rawan sesuai dengan prediksi kita, rawan lonjakan situasinya ya, pasti yang di daerah-daerah yang saudara-saudara kita yang banyak merayakan Natal seperti Sumatera Utara, Kalimantan Barat, kemudian di Maluku, Papua, Papua Barat, NTT," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jaksel, Jumat (15/12/2017).

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror, kata Setyo, telah memantau dan membaca pergerakan dari kelompok radikal yang mungkin melakukan aksi teror.  

"Manakala mereka (Densus 88 Antiteror) udah menilai, kapan mereka (kelompok-kelompok radikal) berbuat dan kapan tidak berbuat. Itu sudah dipikirkan oleh kawan-kawan di Densus 88 yang lebih paham membaca situasi itu," terang Setyo.

Hingga saat ini memang belum ada informasi soal ancaman teror tersebut. Meski demikian, Setyo menegaskan kalau pihak akan tetap siaga terhadap segala ancaman.

"Walaupun sudah dinyatakan sampai sekarang belum ada ancaman, tetapi kita tidak boleh lengah, kita tidak boleh abai, nanti itu tidak bagus. Oleh sebab itu Polri sudah melakukan upaya-upaya untuk menjaga stabilitas Kamtibmas ini," kata Setyo, dilansir dari Detik.

Selain itu, lanjut Setyo, Operasi Lilin juga akan digelar untuk memaksimalkan pengamanan di momen Natal dan Tahun Baru.

"Dimulai tanggal 22 Desember ada gelar pasukan. Dimulai operasi itu sampai dengan tanggal 1 atau 2 Januari," jelas Setyo. 

(**)