Polisi Harus Ikut Menjaga Mekanisme Pasar

Polisi Harus Ikut Menjaga Mekanisme Pasar
 Presiden Joko Widodo (istimewa)
 09 Oktober 2017 15:20:24 wib
Share :

Kabar7, Semarang - Jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) harus ikut menjaga mekanisme pasar agar tidak dirusak. Bila sampai rusak, maka stabilitas pangan terganggung dan minumbulkan guncangan sosial.

Hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam kegiatan apel para Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) Polri 2017 yang digelar di kompleks Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, Jawa Tengah, Senin (9/10/2017).

"Harus ada kalkulasi, harus ada hitung-hitungan karena pangan ini menjadi kunci bagi rakyat. Kalau harga pangan naik akan ada keguncangan sosial," kata Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menegasakan, menjaga kenaikan bahan pokok pangan merupakan tugas bersama. Jangan sampai pangan ini dikendalikan oleh pedagang-pedangan yang ada di lapangan.

Bila ditemukan penyimpangan soal pangan dan memenuhi unsur pidana, segera ditindak tegas pelakunya. Namun dia kembali mengingatkan agar dikalkulasi, jangan sampai penenganan hukumnya mengganggu mekanisme pasar yang ada, baik distribusi hingga transportasinya.

"Ada orang yang nyimpan, misalnya nyimpan beras langsung kita tutup. Itu justru bisa mengganggu mekanisme pasar," ujar Kepala Negara, dikutip dari Setkab.

Jokowi menturkan, bahan pokok pangan ini harus benar-benar diperhatikan karena kunci stabilitas politik, sosial dan keamanan berkaitan dengan pangan.

(**)