Polisi Akan Tindak Tegas Penyebaran Komunisme

Polisi Akan Tindak Tegas Penyebaran Komunisme
 Istimewa (*)
 23 September 2017 15:23:38 wib
Share :

Kabar7, Purwekerto - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian bersuara soal isu komunisme yang belakangan ini kembali mencuat.

Katanya, semua pihak sebaiknya menahan diri dalam menanggapi isu tersebut. Terlebih tidak ikut membesar-besarkan karena dapat membuka kembali luka lama.

"Saya berharap bahwa isu-isu ini, sebaiknya semua pihak menahan diri, jangan kemudian menampilkan isu ini di tengah situasi kita yang rentan, mau ada pilkada, mau ada pilpres, mau ada peringatan G30S," katanya di Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (32/9/2017).

Tito menjelaskan, ideologi komunisme di tingkat global saat ini sudah meredup. Bahkan Rusia dan China kini sudah mengarah ke sistem kapitalis. Namun khusus konteks Indonesia, lanjut dia, prinsip Kepolisian adalah berpegang kepada aturan hukum yang ada.

"Aturan hukum yang ada saat ini, jelas ada Tap MPR ditambah dengan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 1999, tentang penyebaran ideologi termasuk marxisme, leninisme, komunisme dilarang. Jadi, sepanjang ada upaya penyebaran itu, bagi Polri jelas akan melakukan penegakan hukum," katanya.

Mengingat hal itu, Tito berharap berbagai pihak dapat menahan diri untuk tidak mengangkat isu-isu sensitif tersebut.

"Kembalikan saja ke penegakan-penegakan hukum. Kalau ada informasi tentang penyebaran ideologi, kami akan melakukan tindakan tegas sesuai dengan aturan hukum yang berlaku oleh penegak hukum, khususnya Kepolisian," pungkasnya, dikutip dari Antaranews.

(**)