Polda Tunggu Hasil BPOM, Terkait Permen Diduga Narkoba

Polda Tunggu Hasil BPOM, Terkait Permen Diduga Narkoba
 Ilustrasi (Istimewa)
 04 April 2018 01:03:25 wib
Share :

Kabar7, Jakarta - Polda Riau masih menunggu hasil uji laboratorium Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Riau untuk memastikan apakah ada kandungan diduga narkoba dalam salah satu permen yang dikonsumsi anak usia 3 tahun di Selatpanjang, Kepulauan Meranti, Riau.

"Untuk membuktikan terkait dugaan permen yupi mengandung narkotika, perlu dilakukan terlebih dahulu uji laboratorium ke BPOM Pekanbaru, apakah permen yupi tersebut ada mengandung narkotika atau korban sebelumnya ada mengkonsumsi makanan atau minumam serta memakan obat sebelum memakan permen yupi," kata Kasat Narkoba Polres Kepulauan Meranti, Iptu Darmanto, Selasa (3/4/2018).

Selain itu, jajaranya masih melakukan penyelidikan terhadap keluarga korban dan lingkungan sekitarnya berikut dengan distributor yang memasukan produk permen tersebut di wilayah Selatpanjang.

Darmanto menjelaskan, bahwa kronologisnya pada Jumat 30 Maret 2018, bocah perempuan yang bernama CSA dibelikan lima bungkus permen oleh kakeknya di warung dekat rumah.

"Setelah mengkonsumsi, sekitar pukul 19.00 sang anak mulai bertingkah aneh yang tidak mau tidur sampai pagi dan terus meracau," jelasnya.

Melihat itu, lanjut Darmanto, orangtua korban keesokan harinya membawa anaknya ke RSUD untuk diperiksa, saat dilakukan uji tes urine bocah tersebut positif mengandung narkotika atau methafetamin dan amphetamin.

(Andreas/Denis)