Polda Metro Tangkap Oknum Ditlantas Yang Pungli dan Meras

Polda Metro Tangkap Oknum Ditlantas Yang Pungli dan Meras
 ilustrasi (istimewa)
 09 November 2017 10:44:45 wib
Share :

Kabar7, Jakarta - Polda Metro Jaya menangkap tiga dari empat oknum anggotanya yang melakukan pungutan liar (pungli) dan pemerasan kepada pengendara di fly over Mampang, Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

Oknum tersebut merupakan petugas dari Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya. Mereka melakukan pungli dan memeras pengendara saat melaksanakan Operasi Zebra 2017.

Diterangkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono, empat oknum ini awalnya bertindak sesuai prosedur, yakni memberhentikan dan memeriksa kelengkapan surat kendaraan. Aksi ini dijalankan ketika diberlakukan jam ganjil genap pada Selasa (7/11/2017).

"Ketika menemukan adanya pelanggaran, mereka tidak melakukan penilangan melainkan meminta imbalan sejumlah uang," ujarnya.

"Mereka hanya memberhentikan dan meminta uang tidak melakukan penilangan," lanjut Argo, dilansir dari Sindonews, Kamis (9/11/2017).

Adapun salah satu aksi yang dilakukan oknum polisi lalu lintas itu, papar Agro, yaitu memalak pengemudi truk bernama Achmad Syarif. Supir tersebut dipalak oleh para pelaku sebesar Rp 50 ribu.

Berdasarkan data, Argo menyebutkan, tiga dari empat pelaku yang pungli dan pemerasan ini adalah Bripka Agus Margianto, Brigadir Edi Sasmita dan Bripda Arif Dwi Pramono. Sedangkan satu oknum lagi yang belum ditangkap ialah Brigadir A Mustofa.

"Salah satu oknum anggota bernama Brigadir A Mustofa sempat melarikan diri. Sementara, anggota lainnya Brigadir Edi Sasmita sempat membuang alat bukti uang hasil pungli sebesar Rp 605.000. Saat ini barang bukti hasil pungli berikut oknum anggota Ditlantas Polda Metro Jaya itu telah diamankan," tegasnya.

Para pelaku yang ditangkap kini dalam pemeriksaan untuk mengetahui motif aksi mereka. Pemeriksaan juga dilakukan guna mengetahui sejak kapan oknum polisi ini melakukan pungli dan pemerasan tersebut. Pelaku diproses di Bidang Profesi dab Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya.

"Sesuai komitmen Pak Kapolda bahwa yang melakukan pelanggaran diberikan punishment dan anggota yang berprestasi diberikan reward," katanya.

(**)