Polda Metro Segera Panggil Saksi dari BPRD DKI Soal Reklamsi

Polda Metro Segera Panggil Saksi dari BPRD DKI Soal Reklamsi
 (dok. kb7)
 06 November 2017 14:48:36 wib
Share :

Kabar7, Jakarta - Polda Metro Jaya terus melakukan pengungkapan kasus reklamisi pulau Teluk Jakarta. Penyidik pun telah meningkatkan kasus ini dari penyelidikan ke penyidikan.

Sebagai proses lanjutan, penyidik Polda Metro akan melakukan pemanggilan saksi terkait. Di antaranya yang akan dipanggil yakni pihak Badan Pajak dan Retibusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta. Pemanggilan akan dilakukan dalam waktu dekat.

"Nanti agendanya hari Rabu (8/11), nanti kita akan memanggil beberapa orang saksi berkaitan dengan kasus itu, kemungkinan dari BPRD yang nanti akan kita undang, akan kita klarifikasi berkaitan dengan pajak daerah," ujar Kabid Humas Polda Metro Kaya Kombes Pol Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (6/11/2017).

Selama proses penyelidikan, kasus yang ditangani oleh Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya ini telah memeriksa saksi sebanyak 30 orang.

"Nanti kita akan lihat perkembangannya," sambung Argo.

Soal siapakan pihak dari BPRD DKI yang akan dipanggil oleh penyidik, Agro masih merahasiakannya. Ia hanya menyebutkan pemeriksaan akan dilakukan dari jajaran bawah BPRD DKI terlebih dahulu.

"Ya nanti kita bertahap dari bawah ya, karena semuanya instruksi ya, apakah dia ada yang menyuruh, apakah di dalam pelaksanaan kegiatan, kita tunggu saja," ucapnya.

Dalam proses penyidikan ini, Polda Metro Jaya akan mencari rangkaian peristiwa dugaan pidana dalam proyek reklamasi tersebut. Polisi sendiri membidik masalah dugaan korupsi dalam proyek pembangunan reklamasi pulau di Teluk Jakarta itu.

"Dan nanti kita akan mencari siapa pelakunya," imbuh Argo, dilansir dari Detik.

Untuk diketahui sebelumnya, Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Adi Deriyan mengatakan, bahwa dalam proses penyidikan ini, penyidik akan menggali terkait penetapan NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) dan juga Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB).

(**)