PJI: Jaksa Tidak Patah Semangat Jalankan Tugas Meski Gajinya Kecil

PJI: Jaksa Tidak Patah Semangat Jalankan Tugas Meski Gajinya Kecil
 Kepala Bidang Komunikasi dan Media massa Persatuan Jaksa Indonesia (PJI), Masyhudi (kiri) dan Kepala SDM PJI Ali Mukartono (kanan), dalam acara gethring PJI dengan wartawan di Kejagung, Jakarta, Jumat (6/10/2017). (dok. kb7)
 07 Oktober 2017 15:25:19 wib
Share :

Kabar7, Jakarta - Kepala Bidang Komunikasi dan Media massa Persatuan Jaksa Indonesia (PJI), Masyhudi, menegasakan jaksa tidak boleh patah semangat menjalankan tugasnya meskipun gajinya relatif kecil dibanding penegak hukum lainnya.

"Kita tidak cengeng dan patah semangat dalam bekerja, tidak boleh tidak maksimal dalam bekerja karena gaji yang kecil," kata Masyhudi menjawab peserta gethring di kompleks Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, Jumat (6/10/2017) kemarin.

Jaksa ini, lanjutnya, tugasnya sangat berta tapi mempunyai gaji yang relatif kecil dibanding Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polri.

Namun bukan berarti kesejaterahan jaksa tidak diperhatikan selama ini. Melainkan PJI telah memiliki program untuk meningkatkan kesejaterah jaksa.

Masyhudi menyebutkan, program tersebut yakni penyedian rumah untuk jaksa yang belum memiliki tempat tinggal. Untuk merealisasikan program ini ini, PJI akan mengandeng Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

"Kita juga ada program untuk jaksa-jaksa yang belum punya tempat tinggal. Kita akan bekerjasama dengan PURP supaya jaksa dapat menjangkau harga rumah untuk dibeli," jelasnya.

Diterangkan Masyhudi, program rumah untuk jaksa yang belum memiliki tempat tinggal ini segera direalisasikan tahun depan.

Untuk ketahui, berdasarkan data yang disebutkan Masyhudi, jaksa yang tergabung di PJI di saat ini berjumlah kurang lebih 11 ribu. Jumlah anggota ini tersebar di seluruh Indonesia bahkah sampai ke luar negeri. PJI sebagai organisasi profesi juga telah berbadan hukum.

(wem)