Persiden Tanggapi Perppu Ormas Jadi UU

Persiden Tanggapi Perppu Ormas Jadi UU
 Presiden Joko Widodo (istimewa)
 26 Oktober 2017 12:08:41 wib
Share :

Kabar7, Jakarta - Rapat paripurna DPR menyetujui Peratuan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor: 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) menjadi Undang-Undang (UU0, pada Selasa (24/10/2017) kemarin.

Menanggapi hasil rapat tersebut, Peresiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Perppu Ormas telah disahkan DPR dengan mayoritas mutlak. Yang hadir 445, yang mendukung 314, yang tidak mendukung 131.

"Artinya jelas, banyak yang mendukung, mayoritasnya mutlak," kata Presiden Jokowi saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Tahun 2017 di Hall B3, JIExpo Kemayoran Jakarta, Kamis (26/10/2017). J

okowi menegasakn, Perppu ini dibuat dengan tujuan yang jelas, yakni untuk menjaga persatuan, kebhinekaan, NKRI, serta Pancasila sebagai ideologi negara.

"Ini menyangkut eksistensi negara di masa-masa yang akan datang. Supaya jangan sampai ada yang mencoba-coba untuk mengganti ideologi negara kita Pancasila. Jadi jelas tujuannya,” tegasnya.

Presiden Jokowi juga mempersilahkan kepada semua pihak yang ingin mengajukan revisi terhadap Perppu Ormas yang sudah menjadi UU tersebut.

"Ada yang belum baik, ada yang masih belum ditambah, ada yang perlu diperbaiki, ada yang perlu direvisi. Silahkan,” kata Presiden Jokowi, yang dikutip dari laman Setkab.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menegaskan, pemerintah selalu bersikap terbuka, termasuk pada Perppu Ormasi ini. Jika dinilai memang masih ada yang perlu diperbaiki, maka hal itu harus cepat diperbaiki.

(**)