Perguruan Tinggi Harus Ubah Metode Pembelajaran

Perguruan Tinggi Harus Ubah Metode Pembelajaran
 (*)
 17 Oktober 2017 12:56:49 wib
Share :

Kabar7, Semarang - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo menghadiri acara Dies Natalis Ke-60 Universitas Diponegoro (Undip) di Semarang, Selasa (17/10/2017).

Pada acara itu, Jokowi menyampaikan dalam Orasi Ilmiahnya, kalau perguruan tinggi harus berani mengubah metode pembelajaran yang disesuaikan dengan karakter generasi muda saat ini.

"Ubah metode pembelajaran yang disesuaikan dengan karakter-karakter generasi Y, generasi muda kita, mendorong inovasi, memfasilitasi mahasiswa menjadi pembelajar yang aktif baik di dalam maupun di luar kelas," tutur Presiden.

Metode pembelajaran harus dirubah dengan mengakomodir prinsip yang memungkinkan mahasiswa untuk mempunyai karakter yang baik, etos kerja yang tinggi, dan memiliki jiwa kepemimpinan.

Tak hanya itu, metode pembelajaran juga harus membuat mahasiswa memiliki jiwa antikorupai, jiwa toleransi, jiwa inovatif dan jiwa kreatif.

"Karena memang kompetisi antar-negara begitu sangat ketat dan sangat sengitnya," ujar Jokowi dikutip dari Antaranews.

Oleh sebab itu, ia menyadari diperlukannya infrastruktur berupa creative hub, termasuk perguruan tinggi-perguruan tinggi juga diharapkan turut serta menyediakan co-working space bagi anak-anak muda yang berjiwa wirausaha dan inovatif.

"Negara lain juga sudah membangun itu ada co-working space, creative hub, perubahan-perubahan seperti ini, kalau kita tidak cepat betul-betul kita akan ditinggal negara-negara lain," ucapnya.

Pada kesempatan itu, Presiden juga menyampaikan apresiasinya terhadap berbagai hasil riset aplikatif yang dilakukan Undip.

Presiden juga menyempatkan diri untuk berdialog dengan peneliti atau penemu alat yang dapat memperpanjang masa simpan produk pertanian sekaligus dengan perwakilan Gapoktan yang akan menjadi pengguna alat tersebut.

Setelah memberikan orasi ilmiah, Presiden dan Ibu Negara meninggalkan Kota Semarang untuk melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, melalui Kota Bandung.

(**)