Pemerintah Harus Lebih Perhatikan Ponpes

Pemerintah Harus Lebih Perhatikan Ponpes
 (*)
 15 Oktober 2017 14:12:00 wib
Share :

Kabar7, Ogan Ilir - Pemerintah harus lebih memperhatikan keberadaan pondok pesantren (ponpes). Sebab, lembaga pendidikan itu terbukti mampu menjaga Pancasila sebagai ideologi bangsa dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua MPR Hidayat Nurwahid dalam acara sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Pondok Pesantren Raudhatul Ulum, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Minggu (15/10/2017).

"Peran pesantren harus mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah karena sejarahnya berpihak pada Indonesia," katanya.

Dalam masa pra kemerdekaan, kata Hidayat, ponpes juga memiliki peran besar dalam mewujudkan kemerdekaan Indonesia misalnya anggota Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) ada yang berasal dari kalangan pesantren seperti Wahid Hasyim, Ki Bagus Hadikusumo dan Abdul Halim.

Karena itu, politisi dari Partai Keadilan Sejaterah (PKS) mengajak ponpes untuk mengingat sejarah tersebut. Ini penting dilakukan agar ponpes mengetahuinya kalau mereka menjadi salah satu basis perjuangan pra dan pasca kemerdekaan Indonesia.

"Kami di MPR membuka kerja sama dengan kalangan pesantren baik secara langsung maupun dengan ormas Islam," ujar Hidayat Nurwahid.

Menurut dia, pemerintah perlu mengkaji secara mendalam terkait wacana agar dibentuk kementerian yang khusus menangani pesantren sehingga dipertimbangkan secara objektif.

Politisi PKS itu mengatakan di Kementerian Agama sudah ada Direktorat Jenderal Pesantren sehingga harus ditingkatkan peranannya serta kewenangannya agar memiliki daya jangkau lebih luas.

"Ditjen Pesantren harus dikuatkan, ditingkatkan perannya, kewenangannya dan daya jangkau. Namun apakah dibentuk melalui kementerian,harus dikaji," katanya, dikutip dari Antaranews.

(**)