Pelaku Usaha Jangan Paksakan Karyawannya Pakai Atribut Natal

Pelaku Usaha Jangan Paksakan Karyawannya Pakai Atribut Natal
 Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain (istimewa)
 22 Desember 2017 14:29:48 wib
Share :

Kabar7, Palembang - Guna menjaga situasi yang kondosif antar umat beragama Sumatera Selatan (Sumsel), pelaku usaha dihimbau tak memaksakan karyawannya atau pekerjanya untuk mengenakan atribut Natal.

Hal itu disampaikan Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, saat melaksanakan apel kesiapan Operasi Lilin 2017 bersama unsur terkait di halaman Mapolda Sumsel Jalan Jenderal Sudirman Palembang, Jumat (22/12/2017).

"Agar ketentraman terus terjaga antar umat beragama, untuk itu agar kiranya tidak memaksakan pemakaian atribut natal kepada karyawan, begitu juga saya berpesan kepada Ormas untuk tidak melakukan swepping saat Natal dan tahun baru," tegas Kapolda Sumsel.

Dalam operasi liilin tahun 2017 ini, Polda Sumsel dan jajaran menerjunkan sebanyak 2.098 personel gabungan. Oprasi ini bertujuan mengamankan perayaan Natal dan Tahun baru 2017 di Sumatera Selatan.

Nantinya personel itu ditempatkan di beberapa titik di sejumlah daerah Sumsel. Titik itu termasuk di gereja dan pusat keramaian untuk merayakan tahun baru.

Tak hanya menjaga keamanan, Polri, TNI dan unsur terkait di Sumsel, juga akan melakukan pengontrolan harga pangan di pasar agar tetap stabil.

"Polri dan TNI serta unsur terkait yang ada di Sumsel secara bersama siap mengamankan perayaan dan libur Natal serta tahun baru dari berbagai gangguan dan ancaman, termasuk mengontrol harga pangan maupun ketersediaannya agar tercukupi bagi masyarakat," ucap Zulkarnain, dikutip dari Sindonews.

(**)