Pelaku Kejahatan Rejanglebong Tidak Ikut UN SMP

Pelaku Kejahatan Rejanglebong Tidak Ikut UN SMP
 Ilustrasi (istimewa)
 08 Mei 2016 20:03:49 wib
Share :

Kabar7, Rejanglebong - Dinas Pendidikan Kabupaten Rejanglebong, Provinsi Bengkulu, menyebutkan dua pelajar asal daerah itu tidak bisa mengikuti ujian nasional (UN) tingkat SMP sederajat lantaran terlibat tindak pidana.

Kepala Disdik Rejanglebong Zakaria Effendi, Minggu (8/5/2016) mengatakan kedua pelajar tersebut tidak bisa mengikuti UN tingkat SMP karena terlibat dalam kasus kejahatan.

Kedua pelajar SMP pelaku kejahatan itu NI (15) pelajar SMP di Kecamatan Sindang Kelingi yang terlibat dalam kasus percobaan perampokan disertai pembunuhan terhadap mahasiswa UNIB di Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau.

Seorang pelajar SMP lainnya Su (16) yang tercatat siswa kelas IX SMPN 5 Padang Ulak Tanding, salah seorang terdakwa dari belasan pelaku pemerkosaan dan pembunuhan terhadap Yuyun (14) yang juga adik kelasnya di SMPN 5 Padang Ulak Tanding.

"Keduanya tidak bisa ikut UN tingkat SMP sederajat tahun 2016 ini karena mereka tidak ikut ujian sekolah, dan kedua orang tua pelajar yang berurusan dengan masalah hukum ini juga tidak mengajukan permintaan agar anak mereka diikutsertakan dalam pelaksanaan UN tingkat SMP," katanya.

Tidak ada upaya menghambat jika ada pelajar yang terlibat hukum dan ingin mengikuti pelaksanaan ujian nasional karena itu adalah hak anak, namun ada aturan pula yang harus dipenuhi yakni telah mengikuti ujian sekolah dan adanya permintaan dari orangtua masing-masing yang diajukan ke sekolah agar disertakan dalam mengikuti ujian nasional.

"Jika yang bersangkutan sebelum ditahan petugas sudah mengikuti ujian sekolah, kemudian ada permintaan dari orangtuanya, maka kami akan akomodir dengan melaksanakan ujian nasional baik di tahanan polisi maupun di Lapas," ujarnya.

Sementara itu, pelaksanaan UN tingkat SMP sederajat dilaksanakan serentak secara nasional pada 9-12 Mei, dimana jumlah peserta yang sudah termasuk dalam daftar nominasi tetap (DNT) UN tingkat SMP Rejanglebong di Dinas Pendidikan Bengkulu 2016 sebanyak 4.516 siswa yang terbagi 2.250 siswa dan 2.266 siswi.

Sedangkan untuk sekolah penyelenggara UN sebanyak 66 sekolah yang terdiri dari sekolah umum dibawah naungan Diknas Rejanglebong dan Kemenag Rejanglebong, dimana dari jumlah itu terdapat 21 sekolah yang bergabung ke sekolah lainnya yang melaksanakan ujian atau menginduk.(nogi/ant)