PDIP dan Golkar Jabar Bersatu Untuk Pilkada 2018

PDIP dan Golkar Jabar Bersatu Untuk Pilkada 2018
 ilustrasi (istimewa/dok. kb7)
 09 Agustus 2017 13:18:11 wib
Share :

Kabar7, Bandung - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Golkar Jawa Barat (Jabar) menjalin kerjasama dalam Pilkada Serentak 2018 di 16 kabupaten/kota.

Kerjasama ini dijalin usai dua pimpinan partai yakni Ketua DPD Partai Golkar Jabar Dedi Mulyadi dan Ketua DPD PDIP Jabar Tubagus Hasanudin, melakukan silahturahmi kebangsaan di Kantor DPD PDIP Jawa Barat, Bandung, Rabu (9/8/2017).

Dua partai ini bersatu karena memiliki visi dan misi yang sama dalam membangun Provinsi Jawa Barat.

"termasuk visi kebangsaan yang harus dibawa ke setiap daerah sehingga Jawa Barat menjadi daerah yang memiliki ciri identitas kultur yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan," kata Dedi dikutip dari Antaranews.

Dalam silaturahmi, ucap Dedi. Golkar dan PDIP membahas konstruksi tentang pembangunan di Provinsi Jawa Barat mulai dari pemilihan bupati/wabup serta wali kota/wakil wali kota.

"Sementara itu untuk Pilgub Jabar adalah pembicaraan setelah pemilihan bupati wali kota. Untuk Pilgub Jabar kita serahkan ke DPP karena tingkatannya di situ," katanya.

Menurut Hasanudin, kerjasama ini juga terjalin karena kesamaan ideologi kedua partai dalam menjalankan visi dan misinya.

Hasanudin menyampaikan, PDIP dan Golkar sama-sama partai yang menjunjung tinggi rasa nasionalisme tapi tetap mengedepankan religiusitas.

"Jadi platform kami memang sama sebagai partai nasionalis tapi juga religius. Platform kami sama juga soal kebangsaan dan kerakyatan sehingga kami mencoba mensinergikan setiap kegiatan dalam konteks mengabdi negara dan menjaga pluralisme. Bukan hanya pilkada tapi kegiatan selanjutnya," katanya.

Kerjasama ini akan berlanjut dengan pembentukan tim bernama Tim Lima. Isi dari tim ini merupakan anggota dari kedua partai yang akan merumuskan langkah-langkah dalam Pildaka serentak 2018.

"Juga termasuk merekomendasikan nama-nama yang akan diusung dalam Pemilihan Wali Kota/Wakil Wali Kota ataupun Bupati di satu wilayah," tuturnya.

(**)


Berita Terkait