Pawai Obor Siap Lintasi 53 Kabupaten/Kota dengan Melibatkan 40 Legenda

Pawai Obor Siap Lintasi 53 Kabupaten/Kota dengan Melibatkan 40 Legenda
 (istimewa)
 12 Juli 2018 20:45:14 wib
Share :

Kabar7, Jakarta - Pawai obor Asian Games 2018 yang akan melintasi 53 kabupaten dan kota di 18 provinsi pada 17 Juli hingga 15 Agustus akan melibatkan 40 atlet legendaris Indonesia selain para selebritas dan sejumlah tokoh masyarakat.

"Ada Taufik Hidayat, Susy Susanti, Budi Hartono, Yustedjo Tarik, Yayuk Basuki, Herman Sembalo, dan lainnya. Kami akan mulai dengan pengambilan api dari India pada 14-16 Juli karena di sana penyelenggara Asian Games pertama," kata Ketua INASGOC Erick Thohir di Jakarta, Kamis (12/7/2018).

Pawai obor Asian Games, lanjut Erick, akan melintasi kota-kota bersejarah seperti Aceh, Mataram, dan Palembang serta kota/kabupaten Raja Ampat, Banyuwangi, dan Provinsi Bali.

"Dari India, api akan langsung dibawa ke Mrapen Jawa Tengah dan diterima oleh Menteri Pemuda dan Olahraga serta Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan," katanya.

INASGOC akan membawa api Asian Games 2018 menggunakan pesawat Boeing 737-500 yang didukung TNI Angkatan Udara.

"Kami ingin Asian Games bergema di seluruh Indonesia. Kami ingin masyarakat kota lain, tidak hanya Jakarta dan Palembang merasa menjadi bagian dari penyelenggaraan Asian Games sebagaimana amanat Presiden," kata Erick.

Kegiatan pawai obor Asian Games, menurut Erick, bukan hanya berupa lari keliling kota melainkan juga kegiatan sensasional yang didukung masing-masing pemerintah daerah yang dilewati.

"Api akan dibawa oleh para penyelam. Api akan dibawa naik kapal, naik kuda, loncat, terjun, dan sebagainya. Banyak tokoh nasional yang akan berpartisipasi di daerah asal masing-masing karena ini kegiatan kita semua," katanya.

INASGOC menyiapkan sekitar 200 obor untuk kegiatan pawai obor di 53 kota dan kabupaten itu.

"Kami berharap obor itu terjaga dengan baik karena berisi gas dan lainnya. Kami tidak ingin terjadi hal-hal negatif terkait obor itu sehingga kami bekerja sama dengan TNI dan Polri," katanya.

(antara)