Paparan Kapolri Soal Jajaran KPK yang Dipolisikan Kubu Novanto

Paparan Kapolri Soal Jajaran KPK yang Dipolisikan Kubu Novanto
 Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (istimewa)
 09 November 2017 18:55:40 wib
Share :

Kabar7, Jakarta - Dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo dan Saut Situmorang, telah dilaporkan tim kuasa hukum Ketua DPR Setya Novanto ke Bareskrim Polri.

Tak hanya pimpinannya, tim kuasa hukum Novanto ternyata juga melaporkan Direktur Penyidikan KPK Brigjen Aris Budiman dan sejumlah penyidik KPK.

"Semuanya berawal dari laporan tanggal 9 Oktober oleh pengacara Setnov yang melaporkan 2 orang pimpinan KPK, Direktur Penyidikan Brigjen Aris Budiman dan juga ada beberapa penyidik," kata Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian di Hotel Mercure Convention Centre Ancol, Jakarta Utara, Kamis (9/11/2017).

Pelaporan dilakukan karena kuasa hukum Novanto menganggap, pasca praperadilan mengugurkan status kliennya sebagai tersangka kasus korupsi e-KTP, 29 September 2017, maka segala tindakan KPK ke Novanto tidak sah.

"Pengacara Setnov kemudian melaporkan bahwa semua administrasi dan semua tindakan hukum yang dilakukan sebelum keputusan praperadilan dianggap tidak sah. Administrasinya berarti dianggap tidak sah, berarti adanya dilaporkan pemalsuan. Kemudian tindakan hukum seperti pencegahan (Novanto) dianggap tidak sah sehingga ini dianggap melanggar Pasal 421 KUHP yaitu menyalahgunakan kewenangan," papar Tito.

Ia menerangkan, pihaknya dalam tindakan atas pelaporan kuasa hukum Novanto, telah melakukan pemeriksaan terhadap enam saksi, yakni satu saksi pelapor, ahli bahasa, ahli pidana dan ahli hukum tata negara.

Setelah pemeriksaan, Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim melakukan gelar perkara dan memutuskan menaikkan status laporan ke tahap penyidikan pada Selasa, 7 November.

"Tapi dalam surat SPDP ini terrhadap dua orang yang dilaporkan, di situ disebutkan sebagai terlapor. Jadi memberitahukan sebagai terlapor bukan tersangka," tegas Tito, dilansir dari Detik.

(**)