Panglima TNI Pimpin Sidang Ausindo HLC Ke-6 bersama CDF Australia

Panglima TNI Pimpin Sidang Ausindo HLC Ke-6 bersama CDF Australia
 (Dok. Puspen)
 27 Juli 2018 22:13:00 wib
Share :

Kabar7, Jakarta - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memimpin sidang Australia-Indonesia High Level Committee (Ausindo HLC) ke-6 tahun 2018 bersama Chief of Defence Forces (CDF) Australia General Angus Campbell, di markas Northern Command, Larrakeyah, Australia, Jumat (27/7/2018).

Pada kesempatan tersebut Panglima TNI selaku ketua delegasi Indonesia, mengucapkan selamat kepada General Angus Campbell atas pelantikan sebagai Panglima Angkatan Bersenjata Australia yang baru.

Panglima TNI juga mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada seluruh delegasi Indonesia untuk mengunjungi fasilitas militer US Marine Rotation force Darwin dan Royal Australian Air Force (RAAF) Darwin yang dapat memberikan tambahan wawasan bagi delegasi Indonesia.

Menurutnya, perkembangan hubungan dan kerja sama kedua negara di bidang pertahanan dan Angkatan Bersenjata telah menunjukkan kemajuan yang signifikan.

"Interaksi kegiatan tersebut meliputi dialog dan konsultasi bilateral tentang berbagai isu keamanan strategis yang menjadi perhatian bersama, pertukaran informasi terkait kelembagaan dan masalah pertahanan termasuk kerja sama di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi," ujarnya.

Selanjutnya Panglima TNI menyampaikan bahwa terkait perkembangan lingkungan strategis pada tataran regional dan global perlu diwaspadai tantangan yang menjadi perhatian kedua angkatan bersenjata.

"Isu Laut China Selatan dan ancaman terorisme merupakan isu strategis yang perlu tetap diperhatikan bersama," ucapnya.

Dihadapan para peserta sidang, Panglima TNI menuturkan bahwa telah terjadi peningkatan kerja sama antara kedua Angkatan Bersenjata pada bidang pertukaran personel, pendidikan dan pelatihan.

"Hal tersebut ditandai dengan pertukaran Perwira dari kedua Angkatan Bersenjata dalam rangka mengikuti pendidikan militer setingkat Lemhanas dan Sesko Matra serta pendidikan-pendidikan lainnya," katanya.

Dalam kesempatan tersebut Panglima TNI mengatakan bahwa proses pengiriman hibah pesawat terbang C-130 Hercules tipe H sampai saat ini berjalan dengan lancar.

"Kedatangan pesawat terbang C-130 type H di Indonesia telah sangat membantu tugas-tugas TNI dalam melaksanakan berbagai macam misi operasi maupun latihan," ujarnya.

Diakhir sambutannya Panglima TNI mengatakan bahwa melalui forum sidang ke-6 Ausindo HLC para peserta sidang dapat mengevaluasi dan membahas langkah-langkah kerja sama yang lebih produktif agar dapat menghasilkan kesepakatan yang komprehensif dan strategis dalam rangka menjawab segala tantangan yang dihadapi bersama.

"Upaya yang dilakukan hari ini akan bermanfaat bagi peningkatan kapasitas kedua Angkatan Bersenjata, peningkatan keamanan perbatasan kedua negara serta kawasan sekitar dan dapat mempererat hubungan baik kedua negara," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama CDF Australia General Angus Campbell mengucapkan selamat datang kepada Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto beserta delegasi TNI di sidang ke-6 Ausindo HLC.

Menurutnya, hubungan yang kuat antara Indonesia dan Australia semakin penting melihat perkembangan regional Indo-Pasifik.

"Kedua negara memiliki kepentingan bersama dalam keamanan dan stabilitas maritim dalam rangka domain pergerakan bebas dari perdagangan dan investasi serta melawan terorisme," ucapnya.

Ia menyampaikan bahwa forum sidang ke-6 Ausindo HLC merupakan sebuah peluang untuk mendiskusikan bagaimana Indonesia-Australia bisa menjaga kerja sama dalam rangka menghadapi ancaman global dan keamanan yang mempengaruhi kedua negara.

Diakhir sambutannya General Angus Campbell menyampaikan ucapan terima kasih kepada Panglima TNI dan mengharapkan dapat terus bekerja sama selama tiga tahun ke depan untuk memperdalam kerja sama pertahanan kedua negara.

(Puspen TNI/Andreas)