Panglima TNI: Peran dan Tugas TNI Untuk Mendukung Program Pemerintah

Panglima TNI: Peran dan Tugas TNI Untuk Mendukung Program Pemerintah
 Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo (dok. Puspen TNI)
 04 September 2017 16:46:39 wib
Share :

Kabar7, Jakarta - Kepada para Perwira Tinggi yang naik pangkat untuk menuangkan pemikiran-pemikiran cerdas, inovatif dan produktif, terutama yang terkait dengan percepatan penguatan peran dan tugas pokok TNI.

Hal ini juga diperlukan untuk mendukung program pemerintah dalam mempercepat pemerataan pembangunan, guna mewujudkan kesejahteraan rakyat Indonesia.

Demikian pesan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada Upacara Laporan Korps Kenaikan Pangkat 30 Perwira Tinggi TNI, bertempat di Ruang Hening Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (4/9/2017).

Gatot Nurmantyo menyampaikan, bahwa saat ini pemerintah sedang melaksanakan berbagai program pembangunan infrastruktur sebagai agenda prioritas.

"Proyek-proyek strategis nasional telah digulirkan, yang kesemuanya ditujukan untuk membangun bangsa dan negara, dengan tujuan akhir mencapai masyarakat Indonesia adil, makmur dan sejahtera," ucapnya.

TNI, kata Gatot, sebagai bagian dari sub sistem nasional, harus ikut bekerja mendukung program-program pemerintah dalam percepatan pemerataan pembangunan nasional.

"Disamping terlibat secara langsung mengatasi bangsa utamanya dalam menjaga stabilitas politik dan stabilitas keamanan," katanya.

Disampaikan pula, TNI akan semakin mendapat kepercayaan tinggi dari rakyat bila dapat membuktikan diri membantu penyelesaian dan terlibat langsung dalam persoalan bangsa.

"Bagi TNI, apapun tugas yang menyangkut persoalan bangsa merupakan panggilan tugas pengabdian," tegasnya.

Sekecil apapun langkah dan tindakan TNI, lanjut Gatot, bila berhasil mewujudkan harapan pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keutuhan dan kelangsungan hidup bangsa dan negara, sudah pasti kepercayaan rakyat kepada TNI tidak akan pernah surut.

"Kepercayaan itu harus kita (TNI) bangun dan jaga dengan baik, sebagaimana kesetiaan TNI dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI juga menyampaikan bahwa dalam rangkaian HUT TNI ke-72 tahun 2017, Pimpinan TNI dan Kepala Staf Angkatan serta beberapa Panglima Kotamaops akan bersama-sama melakukan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Dili di Timor Timur. Dan apabila masih ada waktu, akan menyempatkan diri ke Bakau.

"Melalui Athan RI di Timor Timur sudah dilakukan pembenahan dan perapihan sehingga bentuknya Makam Pahlawan bukan sekedar kuburan biasa. Ini penting untuk mengingatkan bahwa, prajurit-prajurit itu sudah mengorbankan jiwa dan raganya demi bangsa dan negara," ujarnya.

Mengakhiri amanatnya, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa kenaikan pangkat pada hakekatnya merupakan bentuk penghargaan dari pimpinan atas nama negara terhadap prestasi yang telah dicapai oleh seseorang, sehingga diharapkan akan dapat memotivasi perwira yang lain untuk meningkatkan kinerja sesuai bidang tugas masing-masing.

"Kenaikan pangkat sungguh menjadi kebanggaan, di sisi lain ada kandungan makna mendalam yakni tantangan tugas dan tanggung jawab yang lebih besar," pungkasnya.

(wem)