Panglima TNI Heran Bila Ulama Ingin Ganti Pancasila

Panglima TNI Heran Bila Ulama Ingin Ganti Pancasila
 Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo (dok. Puspen TNI)
 15 Agustus 2017 09:53:21 wib
Share :

Kabar7, Semarang - Orang yang mengaku ulama namun ingin mengubah ideologi pancasila di Indonesia, maka dia bukan ulama Indonesia.

Hal itu disampaikan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dalam acara Tausiah Kebangsaan memperingati HUT Ke-72 RI di kawasan Bundaran Tugu Muda Semarang, Senin (14/8/2017) malem.

"Alangkah anehnya kalau sekarang muncul ulama, dengan pakaian ulama, tapi ingin mengubah Pancasila. Pasti bukan ulama Indonesia," katanya, dikutip dari Antaranews.

Gatot menilai orang yang mengaku ulama dan ingin merubah ideologi pancasila tak lain hanya orang yang berpura-pura menjadi ulama. Pasalnya, ulama dahulu ikut terlibat dalam merumuskan dan menyusun landasan berdirinya NKRI.

"Ulama sudah mempersatukan, menyatukan, berjuang, menyiapkan landasan," katanya.

Para ulama dahulu juga menjadi ujung tombak perjuangan kemerdekaan Indonesia. Ketika ulama memotori perjuangan, semua elemen ikut serta, baik itu Kristen, Katolik, sampai Budha.

Disamping itu, dunia telah mengakui ibadah Ramadhan di Indonesia menjadi tempat yang teraman di dunia. Dengan demikian, Gatot menghimbau agar semua pihak tak gampang terprovokasi.

"Ada yang tidak senang, berusaha memecah belah. Jangan mau terprovokasi," tuturnya.

(**)