OKNUM POLISI BEKASI DITANGKAP PROPAM TERKAIT DUGAAN PUNGLI

OKNUM POLISI BEKASI DITANGKAP PROPAM TERKAIT DUGAAN PUNGLI
 ilustrasi (istimewa/dok. kb7)
 13 Maret 2017 13:55:12 wib
Share :

Kabar7, Bekasi - Diduga melakukan pungutan liar dari kasus yang ditangani, seorang anggota Kepolisian dari Polres Metro Bekasi diciduk Propam Polda Metro Jaya.

Polisi yang diduga nakal tersebut berinisial NN. Kapolres Metero Bekasi Komisaris Besar Asep Adi Saputra tak menyangkal kalau anggotanya tertangkap Propam.

Namun dia enggan menerangkan panjang lebar soal NN, karena pihaknya juga masih menyelidiki terkait kasus pungli itu.

"Informasi tersebut masih dalam penyelidikan kami," kata Asep yang dikutip dari Tempo, Senin (13/3/2017).

Dari informasi yang dihimpun Tempo, kuat dugaan NN telah melakukan pemerasan terhadap MM yang ditangkapnya di kawasan Tambun Selatan, Kabupaten bekasi, Sabtu (4/3/2017) kemarin.

MM diamankan karena kasus narkoba. Namun keluarga MM yakni NR meminta agar pelaku dapat dibebaskan. Negosiasi antara NN dan NR terjadi untuk kesepakatan pembebasan MM.

Oknum polisi itu meminta syarat kepada NR berupa uang tebusan sebesar Rp 40 juta. Nominal itu dianggap berat oleh NR. Negosiasi lalu terjadi kembali yang akhirnya menghasilkan kesepakatan angka sebesar Rp 10 juta.

Pembayaran dilakukan di kawasan Tambun. Disaat yang bersamaan, kelakuan yang mencoreng nama Porli itu terendus Propam. Hingga akhirnya yang bersangkutan diciduk dan kini diperiksa di Markas Polda Metro Jaya.

(**)


Berita Terkait