Nilai Ekspor Batu Bara ke China Meningkat

Nilai Ekspor Batu Bara ke China Meningkat
 ilustrasi (istimewa)
 26 Oktober 2017 10:58:48 wib
Share :

Kabar7, Jakarta - Sepanang Januari-Agustus 2017, nilai ekspor batu bara Indonesia ke China tercatat 1,68 miliar dolar AS.

Nilai tersebut terhitung mengalami peningkatan sebesar 63 persen dibandingkan nilai ekspor komoditas pada periode yang sama tahun lalu, yakni sebesar 1,03 miliar dolar AS.

Peningkatan nilai ekspor ini membuat Indonesia berada di urutan kedua sebagai mitra impor batu bara China. Urutan pertamanya yakni Australia dengan nilai ekspor batu baranya ke China mencapai 6,51 miliar dolar AS.

"Kami berada di urutan kedua mitra impor batu bara China dengan pangsa 17,87 persen," kata Atase Perdagangan KBRI Beijing Dandy Satria Iswara di sela presentasi mengenai potensi batu bara Indonesia di ajang Pameran Batu Bara dan Mineral (CCME) 2017 di Beijing, dilansir dari Antaranews, Kamis (26/10/2017).

Sementara untuk posisi di bawah Indonesia ada Rusia diikuti Mongolia yang masing-masing nilai ekspor batu baranya 1,51 miliar dolar AS dan 1,46 miliar dolar AS.

Selain itu, ada pula peningkatan yang terjadi terhadap nilai ekspor batu bara ringan Indonesia ke China selama Januari-Agustus 2017. Nilai ekspor tersebut telah mencapai 2,12 miliar dolar AS atau naik 88,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya 1,12 miliar dolar AS.

Nilai ekspor batu bara ringan dari Indonesia ke China tercatat paling tinggi, disusul Filipina, Rusia, Mongolia, dan Malaysia.

Potensi batu bara di Indonesia diperkirakan mencapai 105,187 juta ton dengan jumlah cadangan 21,131 juta ton yang tersebar di sejumlah wilayah kepulauan NKRI.

(**)