Nenek "Janda Hitam" Jepang Divonis Mati

Nenek
 Chisako Kakehi (70) yang dikenal sebagai Black Widow atau Janda Hitam (istimewa)
 07 November 2017 12:04:58 wib
Share :

Kabar7, Kyoto (Jepang) - Chisako Kakehi (70) yang dikenal sebagai Black Widow atau Janda Hitam, divonis hukuman mati oleh Pengadilan Distrik Kyoto, Jepang, Selasa (7/11/2017).

Hukuman dijatuhkan lantaran Kakehi terlibat dalam kasus pembunuhan. Tercata sepanjang tahun 1994 hingga 2013, ada tujuh pria yang dikencaninya, baik yang belum atau sudah dinikahi, meninggal. Karena kasus ini, Kakehi dijuluki sebagai Janda Hitam.

Kasus pembunuhan ini mulai terendus polisi yang mencurigai kematian suami terakhir Kakehi, Isao Kakehi, pada 2013. Kecurigaan bermula atas temuan sianida ditubuh korban sebulan setelah kedua menikah.

Kakehi sempat menyangkal tuduhan tersebut saat didakwa pada Juni 2013. Namun akhirnya dia mengaku sudah membunuh tiga pria, termasuk suami terakhirnya, demi harta.

Kantor berita AFP memberitakan, dari asuransi kematian suaminya selama 10 tahun terakhir, Kakehi mendapat kekayaan hingga 1 miliar yen Jepang atau Rp 118,5 miliar.

"Terdakwa membunuh ketiga pria setelah membuat mereka menunjuk terdakwa menjadi penerima asuransi dan ahli waris," demikian pernyataan jaksa penuntut Kyoto, dilansir dari Kompas.

Diketahui, Kakehi ini kerap mengencani pria-pria yang lebih tua dengan kondisi kesehatan yang buruk. Pria-pria tersebut dia kenal lewat biro jodoh.

Sebelum menikah dengan Isao Kakehi, Chisako telah menikah tiga kali dan semua suaminya telah meninggal dunia. Namun, Chisako belum didakwa terkait kematian-kematian tersebut.

(**)