Moratorium Izin Prodi Kedokteran Dicabut

Moratorium Izin Prodi Kedokteran Dicabut
 Menteri Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi, Mohamad Nasir (istimewa)
 04 September 2017 16:23:58 wib
Share :

Kabar7, Surabaya - Moratorium izin program studi (prodi) kedokteran yang sebelumnya diberlakukan kini telah dicabut Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti).

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir menjelaskan, pencabutan tersebut dikarenakan sejumlah universitas sudah melakukan perbaikan hingga meningkatnya akreditasi mereka.

"Prodi yang sebelumnya mempunyai akreditasi C, sekarang sudah naik menjadi B," ujar Nasir usai mengisi kuliah perdana Universitas Nadhlatul Ulama Surabaya, Senin (4/9/2017).

Peningkatan akreditasi sejumlah prodi ini terjadi hampir di seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Ini tentu menjadi kemajuan untuk prodi kedokteran.

"Perbaikan kualitas prodi kedokteran semakin baik, maka kami membuka kembali pendaftaran prodi kedokteran baru," katanya dilansir dari Antaranews.

Adapun syarat untuk mengajukan prodi kedokteran yakni, rasio dosen dan mahasiswa 1:20 untuk sains dan 1:30 untuk sosia.

Untuk kedokteran, sambung Nasir, ada dua syarat rasionya yakni rasio dosen dan mahasiswa 1:10 untuk prekilinik dan 1:6 untuk klinik.

Dengan syarat ini maka jumlah dosen untuk tiap prodi kedokteran sebanyak 26 dosen. Bukan lagi hanya enam untuk setiap prodi.

(**)