Megawati Tegaskan PDIP Bukan PKI

Megawati Tegaskan PDIP Bukan PKI
 (istimewa)
 10 September 2017 17:32:14 wib
Share :

Kabar7, Malang - Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meresmikan kantor PDIP di wilayah Kabupaten Malang, Minggu (10/9/2017).

Pada kesempatan tersebut Megawati menghimbau untuk seluruh kader PDIP untuk terus memegang teguh ideologi pancasila yang menjadi landasan negara.

"Seluruh kader PDI Perjuangan wajib memegang teguh dan selalu berazaskan Pancasila sebagai dasar negara," kata Mega, sapaan akrabnya, dalam sabutan yang diberikan.

Selain itu, Mega juga meminta media massa agar tidak sampai salah tulis atau membuat laporan terkait partai berlambang kepala banteng ini. Terlebih soal PDIP yang disamakan dengan Partai Komunis Indonesia (PKI).

"Kalau membuat sesuatu harus ada landasan berpikir yang jelas. Kok bisa PDIP disamakan dengan Partai Komunis. Ini jelas mengada-ada," ucapnya.

Mega menegaskan, PDIP bukanlah PKI dan PDIP tidak ada sangkutannya dengan partai berlambang palu arti yang telah digubarkan dan dilarang tersebut.

"PDIP jelas bukan Partai Komunis Indonesia (PKI). PKI sudah dibubarkan belum? Sudah bubar kan?, tapi kok bisa-bisanya kami dianggap PKI, padahal PDIP partai yang legal dan sah secara konstitusi," tegas Mega.

"Harusnya orang Indonesia ini punya sopan santun. PDIP sejauh ini taat aturan dan mekanisme. Kami selalu ikuti aturan, soal kalah menang dalam pertarungan itu biasa. Kalau kita solid gak ada yang bisa menggempur PDIP," lanjutnya.

Mega merasa heran dengan pihak pihak yang seakan tidak menerima kemenangan partainya. Padahal waktu PDIP kalah, dirinya tidak pernah melakukan tindakan seperti yang dialami partainya saat ini.

"Dulu rakyat yang milih, yo wis saya manut. Saya hanya diam. Tapi ketika Pak Jokowi jadi Presiden, banyak yang kata-katain Pak Jokowi, bapak itu diktator lah, dari keluarga PKI lah. Kalau berani ngomong itu di depan, jangan ngomongin di belakang saja," pungkasnya.

(**)