KPU Jabar Tetapkan 3 Hal Dalam Rapat Pleno

KPU Jabar Tetapkan 3 Hal Dalam Rapat Pleno
 (*)
 10 September 2017 21:49:15 wib
Share :

Kabar7, Bandung - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat (Jabar) telah menyelenggarakan rapat pleno di Aula KPU Jabar, Bandung, Minggu (10/9/2017).

Tiga hal telah ditetapkan KPU dalam rapat tersebut. Pertama soal penetapan hari pemungutan suara Pilkada Jabar tahun depan yang ditetapkan pada 27 Juni 2018.

"Kedua soal penetapan rekapitulasi DPT pemilu terakhir sebagai calon perseorangan. Dan ketiga adalah penetapan minimal dukungan untuk calon yang diusung oleh partai. Jumlah DPT berkurang dari Pilgub Jabar sekitar satu juta pemilih, itu karena pemutakhiran data e-KTP, " ucap Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat usai memimpin rapat pleno, dikutip dari Detik.

Untuk yang kedua, hasil rapat pleno telah disepakati seseorang bisa mencalonkan diri lewat jalur perseorangan atau independen setelah mendapat dukungan 6,5 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT). Calon yang lewat jalur partai politik harus mendapar 20 persen kursi di DPRD Jabar.

Sedangkan yang ketiga, rapat pleno KPU telah menetapka DPT untuk Pilkada Jabar 2018 mendatang sebanyak 32.809.057 orang. Jumlah ini berkurang sekitar satu juta dibanding DPT tahun 2013.

Sementara dari jumlah DPT tersebut, bila perseorang ingin mencalonkan diri, maka dia harus mendapat dukungan dari DPT sebanyak 2.132.589 orang dan minimal harus tersebar di 14 kabupaten dan kota se-Jabar.

Lalu untuk jalur pencalonan partai politik, 20 persen dari kursi DPRD Jabar yaitu 20 kursi karena total dari parlemen daerah tersebut sebanyak 100 kursi.

"Sekarang ada 100 kursi berarti minimal 20 kursi. Tapi kalau berdasarkan jumlah suara sah perolehan parpol di DPRD adalah 25 persen dari 20.305.874 suara sah atau 5.076.469 suara," pungkasnya.

(**)