KPAI Pantau Dugaan Eksploitasi Siswa SMK Kendal

KPAI Pantau Dugaan Eksploitasi Siswa SMK Kendal
 Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti (Dok. Kabar7)
 11 April 2018 11:25:12 wib
Share :

Kabar7, Jakarta - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) memantau kasus dugaan eksploitasi siswa SMK di Kendal dengan menurunkan tim ke Semarang dan Kendal, Jawa Tengah, untuk mengetahui langsung proses rekruitmen siswa yang mengikuti program magang palsu ke luar negeri. Tim terdiri dari dua komisioner yakni, Retno Listyarti dan Ai Maryati Solihah serta satu asisten.

"Pengawasan berlangsung pada 10-11 April 2018. Hal yang ini dimaksud untuk melindungi para siswa maupun lulusan SMK di Jawa Tengah jika akan magang ke luar negeri," kata Retno Listyarti melalui pesan WhatsApp yang diterima di Jakarta, Rabu (11/4/2018).

KPAI akan melakukan pertemuan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, yang akan diwakili oleh SKPD terkait, yaitu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Tenaga Kerja Jateng dan perwakilan kepala sekolah yang melakukan MoU dengan PT Sofia Sukses Sejati.

Menurut dia, pertemuan berlangsung di kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng, Jalan Pemuda 134 Semarang, Selasa (10/4).

"KPAI akan mendalami modus dan proses kerja sama langsung sekolah dengan PT Sofia Sukses Sejati, agar ke depan ada regulasi dari pemerintah provinsi untuk mengatur kerja sama sekolah dengan pihak ketiga harus atas sepengetahuan dan perserujuan pemprov yang dapat diwakili oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah," ujarnya.

Selain itu, kata Retno, modus dan trend yang terungkap akan digunakan KPAI sebagai upaya pencegahan agar seluruh SMK di Indonesia berhati-hati dalam melakukan kerja sama, magang kerja dengan pihak manapun.

"Baik di dalam negeri maupun di luar negeri agar dapat menjamin para siswa dieksploitasi tenaganya di luar batas kewajaran dan potensi menjadi korban perdagangan orang," tegasnya.

(deva)