Komisi Yudisial Terlibat Langsung Dalam Proses Pembentukan Seorang Hakim

Komisi Yudisial Terlibat Langsung Dalam Proses Pembentukan Seorang Hakim
 Kepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung, Abdullah (foto: kabar7)
 14 November 2017 16:07:03 wib
Share :

Kabar7, Jakarta - Mahkamah Agung telah melakukan proses seleksi calon hakim yang dilaksanakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Badan Kepegawaian Negara dan Mahkamah Agung. Seleksi dilakukan untuk memilih 1.600 orang calon hakim.

Kepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung, Abdullah mengutarakan bahwa proses seleksi calon hakim dilakukan sangat ketat dan dilakukan sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku.

"Tidak mungkin dalam proses seleksi hakim ada pungutan liar yang dilakukan orang dalam Mahkamah Agung (MA). Bahkan, anak seorang Sekretaris MA saja tidak lolos dalam proses ini," ujarnya kepada wartawan di Mahkamah Agung pada Jumat lalu (10/11/2017).

Abdullah menambahkan, proses rekrutmen calon hakim ini melibatkan Komisi Yudisial.

Menurutnya, sejak proses seleksi hingga menjadi calon hakim Komisi Yudisial terlibat langsung siapa yang lolos dalam proses menjadi calon hakim.

"Keterlibatan Komisi Yudisial tidak hanya dalam proses rekrutmen calon hakim tapi pada saat pembentukan hakim yang dilaksanakan selama 2,5 tahun dalam sebuah pendidikan," katanya.

Abdullah mengungkapkan, keterlibatan Komisi Yudisial ini ditujukan agar calon hakim menjadi hakim secara jujur dan transparan. Sehingga diperoleh hakim-hakim yang profesional dan berintegritas tinggi.(wem/andreas)