Ketum Berikan Arahan Anggota Dharma Pertiwi Daerah Papua

Ketum Berikan Arahan Anggota Dharma Pertiwi Daerah Papua
 (dok puspen TNI)
 12 Mei 2018 17:28:11 wib
Share :

Kabar7, Jakarta - Ketua Umum (Ketum) Dharma Pertiwi Nanny Hadi Tjahjanto didampingi oleh Ketua Umum Persit KCK Sita Mulyono, Ketua Umum Jalasenastri Indah Ade Supandi, Ketua Umum Pia Ardhya Garini Ayu Yuyu Sutisna dan Ketua Harian Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI Pragati Wira Anggini (IKKT PWA) Wida Didit Herdiawan bertatap muka dan memberikan pengarahan kepada anggota Dharma Pertiwi daerah H Papua, bertempat di Batalyon Inf 754/ENK Timika, Sabtu (12/5/2018).

Dalam pengarahannya Ketum Dharma Pertiwi menyampaikan bahwa Kota Timika mempunyai pesona keindahan alam yang dapat dinikmati ketika berkunjung ke kota ini.

"Di Timika kita juga dapat menyaksikan segala bentuk kebudayaan tradisional seperti rumah adat, upacara adat atau kesenian tradisional di Lembah Baliem yang dihuni oleh Suku Dani," ujarnya seperti dikutip dalam siaran pers di Jakarta.

Nanny Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa sebagai sebuah kota tambang emas ada beberapa keunikan yang dimiliki oleh daerah tersebut yang menyebabkan Timika menjadi tidak asing bagi masyarakat Indonesia maupun bangsa lain.

"Bebarapa keunikan tersebut di antaranya, Timika dijuluki Negeri di Atas Sungai karena memiliki kurang lebih 94 daerah aliran sungai (DAS)," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Ketum Dharma Pertiwi mengajak ibu-ibu anggota Dharma Pertiwi yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia untuk menjadi agen perkenalan budaya daerah asalnya, bagi masyarakat Papua khususnya di Timika.

Hal tersebut bertujuan agar masyarakat Papua atau Timika tahu dan paham dengan adat budaya lainnya yang ada di pelosok Tanah Air.

"Yang terpenting adalah mengajak dan melibatkan mereka dalam setiap kegiatan sosial sehingga tumbuh saling asah dan saling asih," ungkapnya.

Berkaitan dengan penyelenggaraan Pilkada serentak tahun 2018 dan Pemilu Presiden dan Legislatif tahun 2019, Ketum Dharma Pertiwi kembali menekankan bahwa organisasi Dharma Pertiwi dan unsur-unsurnya adalah murni organisasi kemasyarakatan, bukan organisasi politik atau organisasi partai politik. Dharma Pertiwi dan unsur-unsurnya netral dari semua kegiatan politik praktris.

"Untuk itu, saya ingatkan kepada anggota Dharma Pertiwi, jangan sampai ada mengeluarkan pernyataan atau statemen yang mengatasnamakan Dharma Pertiwi, Persit Kartika Candra Kirana, Jalasenastri dan PIA Ardhya Garini tentang politik praktis. Sehingga diharapkan pesta demokrasi dapat berjalan dengan baik, aman, tertib dan lancar," tegasnya.

Usai memberikan pengarahan, Ketua Umum Dharma Pertiwi meninjau Paud Angkasa Lanud Timika, Paud Kartika VI-31 Timika dan Paud Hang Tuah Jala Cendikia Timika.

(silvya)