KETUA MPR MENOLAK IBU KOTA DIPINDAHKAN

KETUA MPR MENOLAK IBU KOTA DIPINDAHKAN
 ilustrasi (istimewa)
 17 April 2017 11:50:08 wib
Share :

Kabar7, Pariaman - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Zulkifli Hasan menolak wacana pemerintah yang ingin memindahkan ibu kota dari DKI Jakarta ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Diketahui wacana pemindahan ibu kota memang santer terdengar belakangan ini. Bahkan pemerintah telah melakukan pengkajian terkait pemindahan ibu kota.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Bambang Brodjonegoro, menargetkan pengkajian tersebut rampung tahun ini.

Palangkaraya merupakan salah satu daerah kandidat untuk dijadikan ibu kota yang baru. Namun secara umum, pemerintah juga mengkaji daerah lain yang berada di luar pulau Jawa.

"Pokoknya harus di luar Jawa (untuk kandidat lain). Sudah, nanti malah munculin spekulasi lagi," kata Bambang beberapa waktu lalu.

Sementara, penolakan Zulkilfi terhadap pemindahan ibu kota ini didasari dengan kondisi perokomian masyarakat yang masih banyak mengalami kesulitan.

"Kita lagi susah kok ada perencanaan pemindahan ibu kota?," kata Zulkifli di Pariaman, Sumatera Barat, belum lama ini.

Menurut politisi Partai Amanat Nasional itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) harusnya fokus saja dengan program kerja yang telah dibuatnya, dan tak perlu memikirkan pemindahan ibu kota.

Pasalnya, lanjut Zulkifli, program kerja prseiden memiliki kualitas yang baik terlebih soal pembangunan infrastruktur. Karena itu dia berharap agar Jokowi fokus untuk merealisasikan program tersebut.

"Ini kan program-program infrastrukturnya (Presiden Jokowi) bagus banget, makanya kita dukung. Kalo ada rencana pemindahan ibu kota, nanti duitnya dari mana? Prosesnya seperti apa?," tuturnya.

(wem/dbs)