Ketika Anies Ditanya Syarat DP Rumah Rp0 oleh Siswa MTS

Ketika Anies Ditanya Syarat DP Rumah Rp0 oleh Siswa MTS
 Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (istimewa)
 03 April 2018 19:49:13 wib
Share :

Kabar7, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta menerima siswa MTS UIN Pembangunan di Balai Kota Selasa sore. Anies mengajak siswa bertanya soal apapun kepadanya. Anies menjanjikan hadiah bagi para siswa yang bertanya. Siswa diberi hadiah peta oleh Anies bagi yang berani bertanya.

"Paman Gubernur bagi-bagi hadiah, tapi hanya bagi yang bertanya," kata Anies di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (3/4/2018).

Anies menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan kepadanya. Salah satu pertanyaan yang menarik adalah pertanyaan mengenai rumah DP Rp0.

Muhammad Naufal Atha bertanya kepada Anies bagaimana mendapatkan rumah DP Rp0. Dia merasa banyak guru-guru di sekolah yang belum bisa memilki rumah sendiri.

"Program rumah tanpa DP apakah sudah berjalan, karena ada beberapa guru di sekolah kami yang belum punya rumah sendiri atau masih mengontrak?" tanya Atha kepada Anies disambut tepuk tangan guru yang mendampingi.

Anies memuji pertanyaan tersebut. Dia kemudian menjelaskan syarat mendapatkan rumah DP Rp 0.

"Jadi betul namanya program rumah DP 0 rupiah, kenapa kita bikin program itu, di Jakarta hampir separuh penduduknya mengontrak. Separuh punya rumah, separuh mengontrak atau menyewa. Padahal di Jakarta harga rumah itu selalu mengalami peningkatan," jawab Anies.

Anies mengatakan Pemprov DKI akan membantu pendanaan DP untuk membeli rumah. Dia berjanji program tersebut dapat diluncurkan bulan ini.

"Jadi buat warga di Jakarta, bulan April ini kita luncurkan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) nya, nanti warga yang sudah punya pekerjaan bisa ikut program ini tanpa bayar DP dan harapannya nanti bisa kemudian punya rumah," sebut Anies.

Anies memuji kepekaan siswa terkait program dari Pemprov DKI. Dia ingin mewujudkan pemerintahan yang baik yang dapat dicontoh bagi anak-anak.

"Mereka memperhatikan program kita, ini pesan kepada semuanya bahwa anak-anak itu memperhatikan apa yang dikatakan di publik. Karenanya komunikasi di publik gunakan komunikasi yang baik. Dengan pesan-pesan yang baik. Karena anak-anak mendengar dan anak-anak memikirkan," jelasnya saat dikonfirmasi usai acara tersebut.

(Detik.com)