Kepercayaan Masyarakat Terhadap Kejaksaan Tidak Menggembirakan

Kepercayaan Masyarakat Terhadap Kejaksaan Tidak Menggembirakan
 Gedung Kejaksaan Agung (dok. kabar7)
 12 September 2017 15:28:46 wib
Share :

Kabar7, Jakarta - Jaksa Agung M Prasetyo mengakui kalau tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kejaksaan masih belum memuaskan.

Hal tersebut Prasetyo sampaikan saat memberikan sambutan dalam acara melantik dan mengambil sumpah 316 jaksa baru di lapangan apel Badan Diklat Kejaksaan RI, Ragunan, Jakarta, Senin (11/9/17) kemarin.

"Kepercayaan masyarakat terhadap kejaksaan saat ini masih belum begitu menggembirakan. Hal itu terjadi akibat masih adanya perilaku tidak terpuji segelintir oknum jaksa yang belum mau merubah prilaku dan integritas dirinya," ucap Prasetyo.

Ia menegaskan pimimpin kejaksaan tidak akan segan-segan menindak para jaksa yang melakukan perbuatan tercela apalagi melakukan tindakan pidana. Ucapan ini diutarakan Prasetyo agar jaksa baru tidak mencoba untuk berbuat perbuatan menyimpang yang makin merusak citra kejaksaan.

"Sebagai jaksa-jaksa muda yang akan bertugas di berbagai tempat nanti, saya tegaskan kepada saudara untuk wajib menjaga citra diri saudara karena hal tersebut akan berdampak langsung kepada citra kejaksaan," ungkapnya.

Mantan politisi partai Nasdem itu menyampaikan, aparat kejaksaan yang dinilai baik oleh masyarakat, akan memperbaiki citra kejaksaan.

"Namun sebaliknya, jika perilaku aparat kejaksaan ada yang dinilai negatif maka yang terjadi adalah terpuruk dan rendahnya citra kejaksaan," ucapnya.

Prasetyo pun menaruh harapan kepada jaksa-jaksa baru tersebut untuk menjadi jaksa yang mampu membawa dampak positif untuk lembaganya.

"Karena itu tidak ada pilihan lain lagi saudara-saudara untuk ikut berusaha dan bertanggung jawab memperbaiki citra kejaksaan dengan bertindak dan berperilaku sesuai aturan hukum dengan penuh ketulusan dan kejujuran, di tempat dimana saudara ditugaskan," tuturnya.

(wem)